Perekonomian masyarakat Distrik Ilu sebagian besar bergantung kepada pertanian tradisional dan peternakan. Adapun hasil pertanian tersebut antara lain sayur mayur seperti kubis, sawi, bayam, daun pepaya dan kangkung. Sedangkan untuk peternakan mayoritas masyarakat memelihara babi, dan sebagian kecil kelinci serta ayam.[1]
Masyarakat setempat menjual hasil pertanian dan peternakan mereka di Pasar Distrik Ilu yang menjadi pusat perekonomian masyarakat setempat .
Untuk bahan sembako seperti beras, gula, garam, minyak goreng, dll berasal dari Wamena