Ignacy Mościcki (pengucapan bahasa Polandia:[iɡˈnat͡sɨmɔɕˈt͡ɕit͡skʲi]; lahir 1 Desember 1867 – meninggal 2 Oktober 1946) adalah kimiawan, penemu, politikus, dan negarawan Polandia.[1] Ia menjabat sebagai **Presiden Republik Polandia** dari 4 Juni 1926 hingga 30 September 1939, menjadi presiden terlama dalam sejarah Polandia (lebih dari 13 tahun).[2]
Mościcki adalah presiden ketiga Republik Polandia Kedua (setelah Gabriel Narutowicz dan Stanisław Wojciechowski), dan menjabat selama invasi Jerman ke Polandia pada 1 September 1939 yang memulai Perang Dunia II.[3] Ia adalah pendukung setia Józef Piłsudski dan rezim sanacja.
Kehidupan awal dan karier ilmiah
Ignacy Mościcki lahir di Mierzanowo dekat Ciechanów, dalam keluarga bangsawan Polandia.[1] Ia belajar kimia di Politeknik Riga (lulus 1891), kemudian melanjutkan studi di London.[1]
Sebagai kimiawan, Mościcki adalah pionir industri nitrogen di Polandia:
- Mengembangkan metode sintesis asam nitrat dan amonia.
- Memiliki lebih dari 40 paten internasional.
- Mendirikan dan memimpin Pabrik Senyawa Nitrogen Negara di Chorzów (1922) dan Tarnów-Mościce (1928–1930; distrik Mościce dinamai atas namanya).[1]
- Menjabat sebagai rektor Universitas Teknologi Warsawa dan profesor elektrokimia teknis.[2]
Karier politik
Mościcki aktif di Partai Sosialis Polandia (PPS) muda, kemudian bergabung dengan sanacja pasca-kudeta Mei 1926.[1] Jabatan utamanya:
- **Presiden Republik Polandia** (President of the Republic of Poland): 4 Juni 1926 – 30 September 1939 (dipilih oleh Majelis Nasional atas rekomendasi Piłsudski; terpilih kembali 1933).[3]
- Direktur Pabrik Senyawa Nitrogen Negara.[1]
Setelah kematian Piłsudski (1935), Mościcki memimpin faksi "Kelompok Istana" (Castle Group) dalam sanacja, bersama Edward Rydz-Śmigły.[1]
Masa kepresidenan dan Perang Dunia II
Mościcki mendukung modernisasi dan industrialisasi Polandia (Centralny Okręg Przemysłowy).[2] Selama masa jabatannya, ia bekerja sama dengan berbagai Perdana Menteri dari kalangan sanacja, termasuk Józef Piłsudski sendiri yang menjabat dua kali sebagai Perdana Menteri.[1]
Pada 1939, setelah invasi Jerman, ia melarikan diri ke Rumania dan diinternir.[3]
Berdasarkan Konstitusi April 1935 (Pasal 13), ia mengundurkan diri pada 30 September 1939 dan menunjuk Władysław Raczkiewicz sebagai pengganti, sehingga memulai pemerintahan Polandia dalam pengasingan.[4]
Catatan: Mościcki adalah presiden Polandia terlama hingga kini (1926–1939). Pengunduran dirinya memastikan kontinuitas negara Polandia yang sah di luar negeri selama pendudukan Nazi-Soviet.[3]
Ia pindah ke Swiss akhir 1939, hidup sederhana dengan pensiun dari pemerintah Inggris, dan meninggal pada 2 Oktober 1946 di Versoix dekat Jenewa.[1] Jenazahnya dipindahkan ke Katedral Santo Yohanes di Warsawa pada 1993.
Warisan
Mościcki dikenang sebagai "raja nitrogen" Polandia dan presiden yang setia pada Piłsudski. Ia dianugerahi Orde Elang Putih dan Orde Polonia Restituta.[1]