Lahir di Bouaké, Touré memulai karier seniornya dengan tim Ukraina Metalurh Donetsk pada tahun 2003, sebelum bergabung dengan tim Prancis OGC Nice, awalnya pinjaman, setelah masa trial yang sukses.[2] Pada tahun 2009 ia bergabung dengan klub asal Suriah Al-Ittihad. Dia kemudian menandatangani kontrak untuk Makasa pada tahun berikutnya dan dipinjamkan ke Telephonat hingga Juni 2012.
Internasional
Tidak seperti kedua saudaranya, Ibrahim tidak pernah muncul dalam sebuah pertandingan tim internasional. Dia hanya memenuhi syarat untuk negara kelahirannya, Pantai Gading.
Kematian
Ibrahim meninggal dunia di Manchester pada 19 Juni 2014 karena mengidap kanker.[3] Kedua kakaknya Yaya dan Kolo mengetahui kabar kematian adiknya usai pertandingan antara Pantai Gading kontra Kolombia yang berakhir dengan skor 1-2 pada Piala Dunia 2014.