Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Desember 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
Hyper-V, yang sebelumnya dikenal sebagai Windows Server Virtualization, adalah teknologi hipervisor tipe-1 yang dikembangkan oleh Microsoft. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan virtualisasi perangkat keras, sehingga satu komputer fisik (host) dapat menjalankan satu atau lebih mesin virtual (Virtual Machines atau VM) secara bersamaan.
Diagram arsitektur Hyper-V yang menunjukkan hubungan antara perangkat keras, hypervisor, dan partisi.
Setiap mesin virtual berjalan di lingkungan yang terisolasi, memungkinkan instalasi berbagai sistem operasi (seperti Linux, FreeBSD, atau versi Windows yang berbeda) tanpa mengganggu sistem operasi utama. Sebagai hipervisor tipe-1, Hyper-V berjalan langsung di atas lapisan perangkat keras, sehingga alokasi sumber daya fisik ke setiap VM menjadi lebih efisien dan stabil.
Arsitektur
Arsitektur Hyper-V terdiri dari tiga komponen utama:
Hipervisor: Lapisan inti yang mengelola interaksi antara perangkat keras fisik dan mesin virtual.
Parent Partition: Partisi utama yang menjalankan OS Windows (seperti Windows 10/11 atau Windows Server). Partisi ini mengelola tumpukan virtualisasi dan memiliki akses langsung ke perangkat keras.
Child Partition: Partisi tempat mesin virtual tamu (guest OS) berjalan. Partisi ini terisolasi dan berkomunikasi dengan perangkat keras melalui perantara hipervisor.
Fitur Utama
Layanan Integrasi (Integration Services): Driver khusus yang diinstal pada OS tamu untuk meningkatkan performa dan fungsi (seperti sinkronisasi waktu dan shutdown otomatis).
Koneksi Mesin Virtual (Virtual Machine Connection): Alat akses jarak jauh yang memungkinkan pengguna melihat tampilan konsol VM, bahkan saat sistem sedang melakukan booting.
Checkpoint: Memungkinkan pengguna mengambil "cuplikan" kondisi VM pada waktu tertentu, sehingga sistem bisa dikembalikan (restore) jika terjadi kesalahan saat pengujian.
Live Migration: Fitur pada versi server yang memungkinkan pemindahan VM dari satu komputer fisik ke komputer lain tanpa mematikan layanan yang sedang berjalan.
Virtualisasi Bersarang (Nested Virtualization): Kemampuan untuk menjalankan Hyper-V di dalam sebuah mesin virtual yang juga berjalan di atas Hyper-V.
Persyaratan Sistem
Untuk mengaktifkan fitur ini, perangkat harus memenuhi syarat berikut: