Nama Desa Huta Rakyat berasal dari Bahasa Batak Toba, di mana huta berarti kampung atau desa. Sehingga nama Huta Rakyat secara harfiah memiliki arti sebagai "kampung rakyat".
Sejarah desa
Pada masa pendudukan Belanda, wilayah ini dikenal dengan nama Huta Raja, yang berarti “tempat tinggal para raja”. Sebagian wilayahnya juga disebut Kampung Karo, yang kini berada di Dusun III, karena banyaknya etnis Batak Karo yang bermukim di daerah tersebut. Seiring dengan perkembangan pemerintahan di Kabupaten Dairi, wilayah ini kemudian ditetapkan sebagai desa dengan nama Desa Huta Rakyat.[1]
Pemerintahan
Desa Huta Rakyat terdiri dari enam dusun, yaitu:[1]
Dusun I HKBP II/Soalagogo
Dusun II Perluasan/Jalan Cipta
Dusun III Kampung Karo
Dusun IV Huta Raja
Dusun V Juma Sianak
Dusun VI Juma Sianak Bagasan
Demografi
Suku
Mayoritas penduduk Desa Huta Rakyat adalah Suku Batak Toba. Selain itu, terdapat juga etnis Batak Pakpak, Batak Karo, dan Batak Simalungun. Estimasi jumlah etnis Batak Pakpak di Desa Huta Rakyat adalah sekitar 8% dari total populasi desa, sedangkan estimasi jumlah etnis Batak Karo adalah sekitar 4% dari total populasi desa.
Demografi berdasarkan Marga di Desa Huta Rakyat (2019)[2]