Undang-undang Jagung adalah tarif dan pembatasan perdagangan lainnya untuk makanan dan biji-bijian impor ("jagung") yang diberlakukan di Inggris antara tahun 1815 dan 1846. Kata "jagung" dalam bahasa Inggris menunjukkan semua biji-bijian sereal, termasuk gandum. Mereka dirancang untuk menjaga harga biji-bijian tetap tinggi agar disukai dan menguntungkan produsen dalam negeri, dan mewakili merkantilisme Inggris. Undang-undang Jagung memblokir impor biji-bijian murah, awalnya hanya dengan melarang impor di bawah harga yang ditentukan, dan kemudian dengan mengenakan bea impor yang curam, membuat terlalu mahal untuk mengimpor biji-bijian dari luar negeri, bahkan ketika persediaan makanan terbatas.
Ilustrasi
Hukum Jagung meningkatkan keuntungan dan kekuatan politik yang terkait dengan kepemilikan tanah. Undang-undang menaikkan harga makanan dan biaya hidup bagi publik Inggris, dan menghambat pertumbuhan sektor ekonomi Inggris lainnya, seperti manufaktur, dengan mengurangi pendapatan yang bisa dibuang dari publik Inggris.
Undang-undang menjadi fokus oposisi dari kelompok-kelompok perkotaan yang memiliki kekuatan politik jauh lebih sedikit daripada daerah pedesaan. Dua tahun pertama Wabah Kelaparan Irlandia yang terjadi pada tahun 1845–1849 memaksakan sebuah resolusi karena adanya kebutuhan mendesak akan persediaan makanan baru.
Sejarawan ekonomi melihat pencabutan Hukum Jagung sebagai pergeseran menuju perdagangan bebas di Inggris.
Asal-usul
Sebagai kebutuhan pokok kehidupan, serta komoditas perdagangan yang penting, jagung dan perdagangannya telah lama menjadi subjek perdebatan dan regulasi pemerintah, Dinasti Tudor memberlakukan undang-undang untuk mencegah spekulasi jagung, dan Dinasti Stuart memperkenalkan kontrol impor dan ekspor. Impor telah diatur sejak tahun 1670 dan pada tahun 1689 para pedagang diberikan subsidi untuk mengekspor gandum hitam, malt, dan gandum (semuanya diklasifikasikan sebagai jagung pada saat itu, komoditas yang sama dikenakan pajak ketika diimpor ke Inggris). Pada tahun 1773, Undang-Undang Jagung 1772 (13 Geo. 3. c. 43), "Undang-undang untuk mengatur impor dan ekspor jagung" mencabut kontrol Elizabethan atas spekulasi biji-bijian; tetapi juga menutup ekspor dan mengizinkan impor ketika harganya di atas 48 shilling per kuartal (dengan demikian berkompromi untuk mengakomodasi kepentingan produsen dan konsumen). Namun, masalah ini tetap menjadi perdebatan publik (oleh tokoh-tokoh seperti Edmund Burke) hingga tahun 1790-an dan amandemen terhadap undang-undang tahun 1773, yang menguntungkan produsen pertanian, dilakukan pada tahun 1791 dan 1804.
Chaloner, W. H. "The Anti-Corn Law League," History Today (1968) 18#3 pp 196–204
Clark, G. Kitson. "(1951) The Repeal of the Corn Laws and the Politics of the Forties." Economic History Review (1951) 4(1), pp.1–13. in JSTOR
Coleman, B. (1996) "1841–1846", in: Seldon, A. (ed.), How Tory Governments Fall. The Tory Party in Power since 1783, London: Fontana, ISBN0-00-686366-3
Lawson-Tancred, Mary. (1960) "The Anti-League and the Corn Law Crisis of 1846." Historical Journal 3#2 pp: 162-183. in JSTOR
Morley, J. (1905) The Life of Richard Cobden, 12th ed., London: T. Fisher Unwin, 985 p., republished by London: Routledge/Thoemmes (1995), ISBN0-415-12742-4
Schonhardt-Bailey, C (2006). From the Corn Laws to Free Trade: interests, ideas, and institutions in historical perspective. The MIT Press. ISBN0-262-19543-7; quantitative studies of the politics involved Pemeliharaan CS1: Postscript (link)
Semmel, B. (2004) The Rise of Free Trade Imperialism: classical political economy the empire of free trade and imperialism, 1750–1850, Cambridge University Press, ISBN0-521-54815-2
Sutherland, K., ed. (2008). Wealth of Nations. Oxford. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
Bright, J. and Thorold Rogers, J.E. (eds.) [1870](1908) Speeches on Questions of Public Policy by Richard Cobden, M.P., Vol. 1, London: T. Fisher Unwin, republished as Cobden, R. (1995), London: Routledge/Thoemmes, ISBN0-415-12742-4
Taylor, W.C. (1841) Natural History of Society, D. Appleton & Co., New York
Taylor, W.C. (1842) Notes of a tour in the manufacturing districts of Lancashire: in a series of letters, London: Duncan & Malcolm.
Taylor, W.C. (1844) Factories and the Factory System, Jeremiah How, London