Bagian ini memerlukan pengembangandengan acara dan rujukan tambahan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya. (Februari 2011)
Konsep dan latar belakang
Pada tahun 1998, pembangunan sebuah taman hiburan di Hong Kong diajukan oleh Walt Disney Parks and Resorts. Taman hiburan di Hong Kong dirancang sebagai taman Disney terkecil di dunia. Pada tahun 1999, Dewan Legislatif Hong Kong menyetujui pembangunan taman hiburan ini[1] di lokasi bekas sebuah galangan kapal.[2]
Sebuah perusahaan patungan, Hong Kong International Theme Parks (HKITP), kemudian didirikan pada tahun 1999 dengan Disney menyuntikkan modal sebesar US$316juta untuk menguasai 43% saham dari perusahaan tersebut. Fase pertama dari taman hiburan ini diharapkan dapat menarik 10 juta orang pengunjung per tahun, dengan dilengkapi kamar hotel sebanyak 2.100 unit, serta kawasan untuk ritel, makan, dan hiburan. Taman hiburan ini diperkirakan dapat membuka 18.000 pekerjaan pada saat diresmikan (baik oleh Disney maupun oleh perusahaan lain) dan dapat bertambah menjadi 36.000 pekerjaan dalam 20 tahun pertama.[butuh rujukan] Pemerintah Hong Kong pun memperkirakan bahwa fase pertama dari taman hiburan ini akan menghasilkan nilai ekonomi sebesar HK$148miliar (US$19miliar), atau sekitar 6% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) selama 40 tahun pertama.[1]
Pada tahun 2000, Disney mengumumkan rencananya untuk membangun taman hiburan kedua di Tiongkok. Asosiasi pekerja pariwisata Hong Kong kemudian ingin agar Disney membatalkan rencana tersebut, supaya taman hiburan di Hong Kong tetap ramai. Disney lalu berjanji tidak akan membuka taman hiburan kedua di Tiongkok hingga tahun 2008.[1] Pada bulan November 2000, Sekretaris Ekonomi, Stephan Ip Shu-kwan, dan Chairman Walt Disney Attractions, Judson Green, resmi meneken perjanjian induk mengenai resor ini.[2]
Pada bulan Juli 2000, Pemerintah Hong Kong mulai mengeruk untuk resor ini. Ikan di sekitar Ma Wan pun mati akibat reklamasi lahan.[3]
Konstruksi
Hong Kong Disneyland Resort sedang dibangun (Oktober 2004)Hong Kong Disneyland Resort pada bulan Juni 2011
Konstruksi resor ini dimulai pada bulan Januari 2003.[butuh rujukan] Wabah SARS pada tahun 2003 sempat memperlambat konstruksi resor ini, tetapi biaya konstruksi justru dapat dihemat sebesar HK$1 miliar.[1]Danau Inspirasi, sebuah danau buatan seluas sekitar 12 hektare, juga dibangun untuk memenuhi kebutuhan air dari resor ini.
Untuk menghindari gesekan budaya seperti saat Euro Disney Resort dibuka di Prancis, Disney berupaya mencerminkan budaya lokal di taman ini. Konsultan feng shui pun diminta untuk membantu merancang tata letak dari taman ini.[4] Dilakukan pembakaran dupa saat konstruksi dari tiap gedung telah selesai, dan salah satu ballroom utama dibuat berukuran 888 meter persegi, karena delapan adalah angka keberuntungan dalam budaya Tiongkok. Penomoran lantai hotel juga akan melompati angka empat, karena angka tersebut dianggap membawa kesialan. Pegawai di Hong Kong Disneyland pun berbicara dalam bahasa Inggris, Kanton, dan Mandarin. Sekitar 500 orang yang akan terlibat dalam acara pembukaan juga dilatih di Walt Disney World Resort.
Disney awalnya berencana menyajikan sup sirip hiu, sebuah hidangan tradisional Tiongkok, di tiap acara pernikahan yang diadakan di sana.[5] Tetapi, pada bulan Juni 2005, para aktivis satwa memprotes rencana tersebut, karena populasi hiu di dunia terus menurun dan metode yang digunakan untuk memotong sirip hiu juga terlalu kejam.
Awalnya, Disney mengeluarkan sup sirip hiu dari menunya, tetapi menyatakan bahwa mereka akan menghidangkan sup tersebut jika klien memang menginginkannya. Disney juga menyatakan bahwa mereka akan membagikan selebaran mengenai konservasi hiu untuk mencegah klien memesan menu tersebut.[6]
Namun, setelah tekanan terus menerus dari aktivis satwa,[7] pada tanggal 24 Juni 2005, Disney mengumumkan bahwa sup sirip hiu tidak akan dihidangkan sama sekali, karena "setelah pertimbangan yang matang dan peninjauan yang mendalam, kami tidak dapat menemukan pemasok yang ramah lingkungan, sehingga kami tidak memiliki pilihan lain, selain mengeluarkan sup sirip hiu dari menu."[8]
Taman ini diproyeksikan dapat menarik lima hingga enam juta orang pengunjung dalam satu tahun pertama, terutama pengunjung dari Hong Kong, Tiongkok, dan negara-negara tetangga. Awalnya, resor ini cukup sukses saat masih dalam tahap persiapan. Tetapi, tidak lama setelah secara resmi dibuka, sejumlah pengunjung mengkritik ukuran taman dan kurang menariknya wahana di taman.
Mulai tanggal 23 hingga 29 Juli 2006, Hong Kong Disneyland Resort menjadi tuan rumah dari Turnamen Little League Baseball Regional Asia Pasifik 2006. Resor ini pun membangun dua stadion di tepi pantai untuk turnamen ini. Turnamen tersebut menarik sekitar 2.000 orang pengunjung.[9]
Untuk meningkatkan jumlah kunjungan, pada musim panas tahun 2006, Hong Kong Disneyland memperkenalkan Tiket Musim Panas. Tiap pemegang dari tiket tersebut dapat mengunjungi taman tersebut berkali-kali tanpa batas selama musim panas tahun 2006 dengan harga HK$450. Taman ini pun menyediakan sejumlah fasilitas eksklusif untuk pemegang dari tiket tersebut, seperti memperpanjang jam operasional dari Fantasyland dan menyediakan pin khusus yang dapat dibeli. Selain itu, taman ini juga menawarkan tiket gratis untuk sejumlah teman dan keluarga dari pegawainya. Walaupun taman ini berhasil menjual lebih dari 60.000 buah Tiket Musim Panas selama musim panas tahun 2006, taman ini tetap gagal mencapai target sebesar 5,6juta orang pengunjung pada tahun pertamanya, dengan hanya mencapai sekitar 5,2juta orang pengunjung.[10] Kemudian muncul rumor bahwa perayaan hari jadi pertama dari taman ini sengaja digelar secara sederhana, karena jumlah kunjungan pada tahun pertama tidak mencapai target.[11]
Hingga kuartal ketiga tahun 2007, jumlah kunjungan ke taman ini tetap mengecewakan.[12] Selain itu, South China Morning Post memperkirakan bahwa jumlah kunjungan ke Hong Kong Disneyland hanya akan mencapai 4 juta orang pada tahun keduanya, jauh lebih rendah daripada tahun pertama.[13] Pada bulan Desember 2007, Disney mengakui bahwa taman ini hanya menarik 4juta orang pengunjung pada tahun 2006–2007, atau turun 23% dari tahun pertama.[14][15]
Sebuah distrik belanja baru dengan nama Downtown Disney, dan hotel ketiga, kemudian mulai didiskusikan. Untuk fase kedua, taman hiburan Disney kedua diperkirakan akan dibangun di lahan reklamasi yang memang telah disiapkan untuk itu. Fase ketiga juga sedang dipertimbangkan oleh The Walt Disney Company dan pemerintah Hong Kong.
Pada tanggal 10 Januari 2012, The Standard memberitakan bahwa Hong Kong Disneyland berencana membangun empat hotel baru, yang meliputi satu hotel besar dan tiga hotel bergaya liburan yang akan dihubungkan dengan sistem trem mini.[16] Pada bulan Juni 2012, Hong Kong Economic Times memberitakan bahwa pemerintah Hong Kong berharap untuk memulai diskusi dengan Hong Kong Disneyland mengenai pembangunan taman hiburan kedua di sana.[17]
Pada tanggal 6 Januari 2015, dilakukan peletakan batu pertama untuk hotel ketiga yang diberi nama Disney Explorers Lodge. Hotel tersebut dibiayai oleh The Walt Disney Company (HK$1,7miliar), Pemerintah Hong Kong (HK$1,7miliar), dan Hong Kong Disneyland (HK$600juta). Hotel tersebut pun dibuka pada tanggal 30 April 2017 dengan 250 unit kamar.[18] Pemerintah Hong Kong kemudian mengumumkan bahwa mereka akan berbicara dengan Disney mengenai pembangunan taman hiburan kedua sebagai bagian dari fase kedua dari resor ini. Dirumorkan bahwa fase kedua juga akan meliputi pembangunan lebih banyak hotel. Pada tanggal 1 Februari, diberitakan bahwa taman hiburan kedua diharapkan selesai pada tahun 2020.[19]
Pada bulan Februari 2016, Disney mengumumkan bahwa resor ini mencatatkan kerugian pertamanya dalam empat tahun terakhir, yakni sebesar HK$148 juta, dan jumlah pengunjung tahunannya turun sebesar 9,3%, menjadi hanya 6,8 juta orang. Analis memperkirakan bahwa hal tersebut disebabkan oleh berkurangnya jumlah pengunjung dari Tiongkok, yang diperparah dengan perlambatan ekonomi di Tiongkok, ketidakstabilan politik, dan nilai tukar yuan yang melemah terhadap dolar Hong Kong, serta akan dibukanya Shanghai Disney Resort.[20]
Pada tanggal 2 Mei 2017, proposal dari The Walt Disney Company untuk berinvestasi sebesar HK$5,45 miliar bersama Pemerintah Hong Kong akhirnya disetujui oleh komite keuangan dari Dewan Legislatif, setelah debat selama 20 jam di Dewan Legislatif sejak bulan Maret.[21]
Pada bulan September 2020, pemerintah Hong Kong mengumumkan bahwa mereka tidak akan membeli lahan yang rencananya akan digunakan sebagai lokasi dari taman hiburan kedua, karena Hong Kong Disneyland tidak dapat berkomitmen untuk membangunnya dalam waktu dekat.[22]