Plot
Ohm Bauman adalah seorang penulis asal Amerika yang tengah kesulitan menyelesaikan bagian akhir dari trilogi novelnya, Conquistador. Setelah melihat penampakan arwah ibunya di rumah, Ohm memutuskan pergi ke The Bilberry Woods Hotel di pedalaman Irlandia—tempat orang tuanya berbulan madu—untuk menaburkan abu mereka. Hotel tersebut dimiliki oleh seorang pria tua bernama Cob. Mal, menantunya, bekerja sebagai resepsionis; Fergal bertugas sebagai penjaga taman; Fiona sebagai pelayan bar; dan Alby sebagai petugas pembawa barang. Saat melakukan check-in, Ohm mendengar Cob menceritakan kepada dua anak kisah tentang Cailleach, seorang penyihir lokal yang menculik anak-anak dan menyeret mereka dengan rantai ke dunia bawah, tempat roh-roh terperangkap mencakar tubuh mereka. Ohm kemudian menyuruh anak-anak itu kembali ke kamar dan menegur Cob atas ceritanya.
Ketika menaburkan abu orang tuanya di sebuah pohon, Ohm bertemu Jerry, seorang pria lokal yang tinggal di dalam van dan gemar meminum susu yang dicampur dengan jamur halusinogen.
Di bar hotel, Fiona dan Alby menceritakan kepada Ohm bahwa kamar bulan madu di hotel tersebut dikunci dan konon dihantui oleh penyihir yang pernah dijebak oleh Cob. Saat Alby bercerita mengenai impiannya menjadi penulis, Ohm meremehkannya dan menempelkan sebuah sendok panas ke tangannya, lalu kembali ke kamarnya. Tak lama kemudian, Fiona melihat foto dan alat perekam suara milik Ohm tertinggal di bar. Saat hendak mengembalikannya, ia mendapati Ohm mencoba bunuh diri dengan cara menggantung diri. Fiona berhasil menyelamatkannya, dan Ohm terbangun di rumah sakit. Ketika kembali ke hotel, Mal memberitahu bahwa Fiona hilang sejak Halloween, dan Jerry menjadi tersangka utama atas hilangnya Fiona yang dicurigai karena dia adalah orang terakhir yang melihat Fiona serta telah melakukan pembunuhan kepada istrinya. Ohm menemui Jerry, yang mengaku melihat arwah Fiona di hotel, sambil menunjuk ke lonceng kamar bulan madu yang berbunyi. Ohm tidak mempercayai cerita Jerry, tetapi setuju untuk memeriksa kamar itu bersama Jerry. Jerry juga mengaku dia memang membunuh istrinya, namun menyebutnya sebagai “tindakan mengakhiri penderitaan” karena sang istri sudah sakit parah.
Ketika hotel ditutup untuk musim dingin, Ohm dan Jerry menyelinap masuk untuk melakukan penyelidikan. Fergal memukul Jerry hingga pingsan lalu menyerahkannya kepada polisi. Sementara itu, Ohm yang tak terlihat, diam-diam masuk ke kamar bulan madu dan tertidur. Dalam tidurnya, ia bermimpi tentang masa kecilnya, ketika ia secara tidak sengaja menembak mati ibunya dengan pistol milik ayahnya. Mal datang dan memohon agar Ohm keluar dari ruangan tersebut. Namun, karena rasa penasaran, Ohm menekan sebuah tombol yang mengaktifkan lift makanan, yang ternyata berisi jasad Fiona. Mal segera berlari, mengunci Ohm di kamar itu, lalu melarikan diri. Dari alat perekam suara yang ditemukan di tubuh Fiona, Ohm mengetahui bahwa Fiona sedang mengandung anak Mal. Hal itu membuat Mal meracuni dan mengurungnya di kamar tersebut karena takut rahasia perselingkuhan mereka terbongkar oleh keluarganya.
Di tempat lain, Jerry sadar di dalam van milik Fergal dan melompat keluar untuk melarikan diri. Meski terluka, ia berhasil berjalan kembali ke hotel. Gangguan gaib semakin intens ketika Ohm berusaha mencari jalan keluar. Ia mencoba turun ke lorong bawah tanah melalui lift makanan. Di sana, ia melihat sosok penyihir dan segera kembali ke atas. Penyihir tersebut secara mengejutkan merangkak naik dan terus mengejar Ohm. Ohm berlindung di atas ranjang, melindungi dirinya dengan lingkaran kapur yang digambarnya mengitari tempat tidur. Keesokan paginya, Mal datang untuk menyingkirkan Ohm, tetapi terkejut saat melihat Jerry tiba. Mal meyakinkan Jerry bahwa ia telah mengantar Ohm ke bandara dan bahwa Ohm sudah kembali ke negaranya. Sementara itu, Ohm terus membunyikan bel kamar bulan madu sebagai sinyal, yang kemudian didengar oleh Jerry. Jerry segera menuju kamar bulan madu. Mal lalu membakar hotel untuk menghapus jejak, dan membunuh Jerry dengan busur silang milik Fergal.
Ohm mengambil kunci pintu keluar dari Jerry dan melarikan diri ke lorong bawah tanah, dikejar oleh Mal. Keduanya akhirnya berhadapan dengan penyihir, yang kemudian merantai tangan mereka. Ohm berdamai dengan rasa bersalahnya di hadapan penampakan arwah ibunya, lalu mengeluarkan sebuah gergaji kecil dari balik bajunya. Sang penyihir mulai menyeret rantai tersebut, membuat Jerry masuk ke dunia bawah, sementara Ohm berhasil melepaskan diri setelah menggergaji rantai yang mengikatnya. Saat keluar dari kamar bulan madu, Ohm terjebak dalam kebakaran hebat yang telah menyebar ke seluruh hotel. Ketika ia jatuh pingsan, Fergal muncul dan menyelamatkannya setelah mendengar suara dari ibu Ohm yang memanggilnya.
Alby kemudian menjenguk Ohm di rumah sakit dan memberitahu bahwa jasad Fiona dan Jerry telah ditemukan, sementara Mal masih hilang. Alby mengaku sempat jengkel akibat kelakuan Ohm, sehingga sengaja mencampur wiski yang diminum Ohm dengan bubuk jamur milik Jerry. Ohm menyadari masih ada bekas memar di pergelangan tangannya, seolah ia benar-benar dirantai, dan teringat ucapan Jerry bahwa jamur dapat membuka pikiran terhadap dunia gaib. Ohm pun setuju membaca naskah Alby, dan akhirnya menulis penutup yang lebih penuh harapan untuk trilogi Conquistador miliknya.