Hisyam menikah dengan Fatimah binti Mundzir, dan anak-anak mereka adalah Az-Zubair, Urwah dan Muhammad.[4]:294
Sebagai seorang perawi, Hisyam digambarkan sebagai orang yang "dapat diandalkan (tsiqah) dan teguh (tsabata), memiliki banyak hadis, dan dapat dipegang perkataannya (hujjah)". Ia meriwayatkan dari ayahnya, Urwah; dari istrinya, Fatimah; dan dari Wahab bin Kaisan.[4]
Salah satu di antara muridnya adalah Imam Malik bin Anas.[1]Muhammad bin Umar al-Waqidi saat muda juga mendengarkan darinya;[4]:294 tetapi Al-Waqidi baru berusia 16 tahun ketika Hisyam meninggal.[4]:294
Hisyam pindah ke Irak pada usia 71 tahun.[5]Hisyam meninggal di Baghdad[4]:294 pada tahun 146 H. (763 M)[3]