Hiperrealitas ― Istilah yang digunakan oleh Baudrillard untuk menjelaskan kondisi runtuhnya realitas. Keadaan ini menjelaskan realitas diambil alih oleh berbagai rekayasa model seperti citraan, halusinasi, simulasi, dan sebagainya. Rekayasa model tersebut dianggap lebih nyata dari realitas sehingga perbedaan antara realitas dan hiperrealitas menjadi kabur. Menurut Lawson dan Garrod (2001), hiperrealitas adalah sebuah konsep dalam post-strukturalisme yang merujuk pada proses evolusi pemahaman tentang realitas, yang mengarah pada keadaan budaya di mana terjadi kebingungannya antara tanda dan simbol yang diciptakan untuk mewakili realitas, dengan persepsi langsung terhadap realitas yang disepakati bersama.