Hewan sapihan, anak sapih, weanling, atau weaner adalah hewan yang telah disapih, makan makanan padat secara mandiri, dan tidak lagi bergantung pada susu induknya untuk nutrisi. Anak sapih biasanya merujuk pada kuda, meskipun dapat digunakan untuk ternak apa pun.[1]Hewan sapihan lebih umum digunakan untuk anak domba, anak sapi, atau babi yang telah disapih.[2]Hewan sapihan super adalah anjing laut gajah yang sangat besar yang telah menyusu dari lebih dari satu betina menyusui dan beratnya jauh lebih besar daripada teman-temannya pada usia disapih.[3]
Anak kuda yang sudah disapih adalah anak kuda yang telah disapih, biasanya berusia antara empat dan enam bulan. Setelah berusia satu tahun, kuda tersebut disebut sebagai yearling. Anak kuda yang sudah disapih dipisahkan dari induknya dan sering dikelompokkan dengan anak kuda yang sudah disapih lainnya agar mereka saling menemani. Proses penyapihan merupakan masa yang sangat menegangkan bagi anak kuda.[4][5]:231
Weaner juga merujuk pada alat anti-menyusui, seperti penutup logam atau plastik atau cincin berduri yang diletakkan di atas mulut hewan untuk mencegahnya menyusu dari induknya, atau menghentikan perilaku mengisap terus-menerus pada benda yang tidak tepat, seperti telinga anak sapi lain, atau puting sapi yang kering.[2][6]
Lyons, John and Jennifer J. Denison (2002). Bringing Up Baby. Primedia Enthusiast Publications. ISBN1-929164-12-2. OL8796848M. Menjelaskan metode melatih kuda muda sejak lahir hingga cukup umur untuk ditunggangi.