Helmy menyambut baik kode etik yang ditandatangani antara Australia dan Indonesia, dengan alasan bahwa pemerintah Indonesia ingin Australia menghormati kedaulatan Indonesia.[6]
Soal hubungan antara Indonesia dan Belanda, bekas penjajah atas Indonesia, ia mengatakan pada 2013 hubungan itu sempat tegang. Menyatakan bahwa apa yang terjadi setelah proklamasi kemerdekaan telah dimaafkan tetapi tidak dilupakan oleh Indonesia.[7]
Dia bertugas di sekretariat nasional untuk Joko Widodo ketika dia sedang mempersiapkan pemilihan Presiden 2014.[8] Pada 25 Februari 2016 Presiden Joko Widodo mengangkatnya sebagai Duta Besar Indonesia untuk Mesir.[9]
↑"Ondernemen in Indonesië" (dalam bahasa Belanda). Nieuwsuur. 16 November 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 13 December 2014. Diakses tanggal 6 December 2014.