Hassan 'Abd Allah al-Turabi[1] (1 Februari 1932 – 5 Maret 2016) adalah seorang pemimpin politik Islamis dan keagamaan di Sudan. Ia disebut "salah satu figur paling berpengaruh dalam politik Sudan modern",[2] dan "pemimpin ideologi garis keras jangka panjang".[3] Ia merupakan instrumental dalam menginstitusionalisasikan syariah (hukum Islam) di bagian utara negara tersebut dan kemudian ditahan di Sudan
Kehidupan awal dan pendidikan
Turabi lahir pada 1 Februari 1932 di Kassala,[4] utara Sudan, dari seorang sheikh Muslim Sufi, dan meraih sebuah pendidikan Islamis,[5] sebelum datang ke Khartoum pada 1951 untuk mempelajari hukum dan bergabung dengan Ikhwatul Muslimin sebagai seorang pelajar.[6] Ia lulus dari Sekolah Hukum Universitas Khartoum dan juga belajar di London dan di Sorbonne, Paris, di mana ia meraih gelar PhD.[5] Ia menjadi pemimpin Ikhwatul Muslimin Sudan pada awal 1960an.[7]
Kematian
Pada 5 Maret 2016, Turabi meninggal di sebuah rumah sakit di Khartoum pada usia 84 tahun.[8][9] Ia dipercaya meninggal karena serangan jantung. Pemakaman Turabi diadakan pada hari berikutnya, dengan sekitar ribuan pelayat hadir, dan ia dikubur di Burri Al-Lamab, sebuah pemakaman di timur Khartoum.[10][11]
Referensi
↑الدكتور حسن عبد الله الترابيcode: ar is deprecated ad-Duktūr Ḥasan 'Abd Allāh at-Turābī dalam Arab), yang umumnya disebut Hassan al-Turabi (terkadang ditransliterasikan menjadi Hassan al-Tourabi) (حسن الترابيcode: ar is deprecated ).