Samawi dilahirkan di Magek, Kamang Magek, Agam, Sumatera Barat pada 15 Agustus 1913.[2] Ia mulai merantau ketika berusia 9 tahun.[3][4] Ia menamatkan pendidikan di Taman Guru Jakarta antara 1932 hingga 1935. Pada 1934, ia menjadi Sekretaris Indonesia Moeda Cabang Jakarta hingga 1936.[5]
Samawi memulai karier sebagai guru di INS Kayutanam sejak 1936 hingga 1937. Pada 1938, ia mengajar di SD Taman Siswa Cianjur. Di sana ia menjadi Sekretaris kemudian Ketua Parindra Cabang Cianjur serta Sekretaris Kepanduan Bangsa Indonesia Cabang Cianjur. Pada 1941 ia diangkat sebagai Kepala SD Taman Siswa Kroya. Pada 1943 ia mengajar di Taman Siswa Yogyakarta dan menjadi reporter/koresponden kantor berita Domei. Pada 1944 ia menjadi redaktur Harian Sinar Matahari Yogyakarta. Setahun kemudian ia menjadi Wakil Pemimpin Redaksi Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat. Pada 1947 ia menjadi Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi Kedaulatan Rakyat hingga 1950.[5]
Samawi meninggal dunia di Yogyakarta pada 4 Juni 1984.[2]
↑Zed, Mestika (20 Feb 1995). "Sumatera Barat di panggung sejarah, 1945-1995". Bidang Penerbitan Khusus, Panitia Peringatan 50 Tahun RI, Sumatera Barat. Diakses tanggal 20 Feb 2025– via Google Books.