H.M. Saleh Ishak (1910 – 1994) adalah tokoh jawara Betawi dan pejuang kemerdekaan dari Jakarta.
Apresiasi dan pengakuan
Sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan atas dedikasinya terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia, namanya diabadikan menjadi nama salah satu jalan di Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, yakni Jalan H. M. Saleh Ishak yang diresmikan pada tanggal 22 Juni 2022 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan.
Pada masa Revolusi Nasional Indonesia, Saleh ikut berperang melawan Belanda. Mendapat status buronan dari Belanda, Saleh beserta dengan keluarganya mengungsi ke Yogyakarta. Ia juga ikut serta dalam Agresi Militer Belanda II.[1]
Seusai penyerahaan kedaulatan, Saleh berhenti dari dinas militernya dan memutuskan untuk mengisi hidupnya dengan beribadah. Dia juga menjadi Ketua Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Tanah Abang.[1]
Saleh meninggal dunia pada tahun 1994 karena sakit. Ia dimakamkan di TMP Kalibata.[1]
Penghargaan
Saleh mendapatkan penghargaan tanda jasa pahlawan dari Soekarno pada tanggal 10 November 1958. Di samping itu juga, dia juga mendapatkan penghargaan dari Djoeanda Kartawidjaja, Ibrahim Adjie, dan Ketua Mabes Angkatan 4.[2]
Pada tanggal 20 Juni 2022, Jalan Kebon Kacang Raya sisi Selatan berganti nama menjadi Jalan H.M. Saleh Ishak.[3]