Selama di Persema, dia selalu menjadi kekuatan reguler baik ketika dilatih Timo Scheunemann maupun Slave Radovski. Sayang kontribusinya selama di tim Persema terputus ketika klub asal Kota Apel itu menyatakan tidak lagi memakai jasa pemain dari luar negeri.[1]
Gresik United
Pada 11 Mei 2013, Persegres Gresik akhirnya menjatuhkan pilihan pada gelandang asal Kamerun ini untuk mengganti posisi Gustavo Chena di putaran dua Indonesia Super League (ISL). Ngon Mamoun adalah pemain asing yang paling awal menyatakan minat bergabung dengan Laskar Joko Samudro. Bahkan dua pekan sebelum berakhirnya putaran pertama ISL, dia sudah terlihat aktif mengikuti latihan bersama tim Persegres. Ngon menyingkirkan tiga pemain asing lainnya yang juga mengikuti seleksi.[1]