Jiménez mengorganisir salah satu dari beberapa pemberontakan yang menyebabkan jatuhnya pemerintahan Augusto B. Leguía. Setelah pencalonan JenderalLuis Miguel Sánchez Cerro sebagai presiden sementara yang baru, Jiménez terus mendukung hal itu meski ia tidak setuju dengan keputusan tersebut. Setelah penggantian Sánchez Cerro dengan Ricardo Leoncio Elías Arias, Jiménez kembali ke Lima pada 5 Maret 1931. Setelah memasuki istana presiden dan negosiasi dengan Elías, Jiménez menjadi presiden baru, meskipun David Samanez Ocampo telah diharapkan untuk mengambil alih kekuasaan presiden hari itu.
Karena kerusuhan terus berlanjut di negara dan perlawanan yang kuat terhadap Jiménez dari Angkatan Laut, Jiménez akhirnya menyerahkan kekuasaan kepada David Samanez Ocampo pada tanggal 11 Maret.