Peristiwa Biodiversifikasi Besar OrdovisiumPeta dunia di periode Ordovisium.
Peristiwa Biodiversifikasi Besar Ordovisium (Great Ordovician Biodiversification Event, GOBE) merujuk kepada beberapa peristiwa radiasi evolusi dari berbagai jenis filum-filum hewan dalam rentang waktu yang berbeda,[1][2] yang terjadi selama periode Ordovisium,[3] 40 juta tahun setelah Letusan Kambrium,[4] yang di mana pada peristiwa itu, fauna Kambrium yang khas perlahan digantikan oleh fauna Paleozoikum yang kaya akan hewan penyaring dan pelagik.[5] Peristiwa ini dimulai dari 497.05 Myr hingga 467.33 Myr.[6]
Peristiwa ini merupakan sebuah fase penting dalam sejarah kehidupan. Sejak petunjuk pertama kali ditemukan sekitar dua dekade lalu, para ahli paleontologi kini telah memastikan bahwa ledakan Ordovisium memiliki signifikansi evolusioner yang setara dengan ledakan Kambrium dalam perkembangan kehidupan hewan. [7]
Peristiwa ini terjadi setelah Kepunahan massal Kambrium-Ordovisium, dan fauna yang dihasilkan dari biodiversifikasi ini nantinya akan mendominasi di era Paleozoikum, tidak begitu berubah.[2] Keanekaragaman hayati laut meningkat mencapai tingkat yang umum dijumpai di Paleozoikum,[8] sementara perbedaan morfologi serupa dengan masa kini.[9] Peristiwa ini tidak disebabkan oleh satu faktor, tetapi merupakan hasil dari berbagai faktor geologi dan ekologi yang mendorong meningkatnya keanekaragaman pada periode ini.[3]