Salam ini pertama kali dipopulerkan pada abad ke-19 oleh pemuka agama Katolik. Kini salam ini sering diucapkan di Jerman Selatan dan Austria. Salam ini sering kali ditanggapi secara sarkastik oleh orang-orang Jerman di utara yang beragama Protestan, seperti "jika saya melihat-Nya" ("Wenn ich ihn sehe") atau "semoga tidak terlalu cepat" ("Hoffentlich nicht so bald").
Grüß Gott adalah singkatan dari (Es) Grüße dich Gott dan bentuk jamaknya (Es) Grüße euch Gott. Kata kerja grüßen pada awalnya berarti segnen ('memberkati'), walaupun kata ini kini berarti 'memberi salam'. Maka dari itu, arti dari grüß (dich) Gott pada dasarnya adalah 'Tuhan memberkatimu'.
Pranala luar
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Grüß Gott.