Dinasti Ghuriyah (bahasa Persia:سلسله غوریانcode: fa is deprecated ; sebutan diri: شنسبانیcode: ps is deprecated , Shansabānī) adalah dinasti tajik asal dari Ghor wilayah kini tengah Afghanistan, tetapi asal-usul etnis tidak diketahui pasti. Dinasti ini memeluk Islam Sunni dari agama Buddha, setelah penaklukan Ghuriyah oleh sultan Ghaznawiyah pada tahun 1011. Dinasti ini menggulingkan Kekaisaran Ghaznawiyah pada tahun 1186 ketika Sultan Mu'izz ad-Din Muhammad dari Ghuriyah menaklukkan ibu kota terakhir Ghaznawiyah di Lahore.
Pada puncaknya, Ghuriyah meliputi Khorasan di barat dan mencapai India utara sampai sejauh Bengal di timur. Ibukota pertama mereka adalah Firozkoh di Mandesh, Ghor, yang kemudian digantikan oleh Herat, dan akhirnya Ghazna. Abu Ali ibn Muhammad (memerintah 1011-1035) adalah raja Muslim pertama dari dinasti Ghuriyah yang membangun masjid dan sekolah Islam di Ghor.
↑The Development of Persian Culture under the Early Ghaznavids, C.E. Bosworth, Iran, Vol. 6, (1968), 35;;"Like the Ghaznavids whom they supplanted, the Ghurids had their court poets, and these wrote in Persian"
↑The Ghurids, K.A. Nizami, History of Civilizations of Central Asia, Vol.4, Part 1, ed. M.S. Asimov and C.E. Bosworth, (Motilal Banarsidass Publishers, 1999), 178.