Ghost Ranger Indonesia (GRIN) adalah sebuah kanal YouTube yang berfokus pada eksplorasi dunia supernatural dengan menggunakan pendekatan teknologi modern.[5] Kanal ini menarik perhatian banyak penonton karena kombinasi unik antara budaya mistis Indonesia dan penggunaan peralatan elektronik canggih untuk mendokumentasikan fenomena gaib.[6] Saat ini GRIN dikawal oleh dua orang hostnya yaitu Erick Pierre dan Andika Ensa (Dika).[7][8] Para penggemar konten GRIN ini juga memiliki sebutan yang cukup unik di kalangan warganet yaitu Grinners.[9]
Dalam melakukan investigasinya duo investigator ini menggunakan beberapa alat-alat teknologi bantu yang lazim digunakan dalam industri lain seperti seperti kamera inframerah, pendeteksi medan elektromagnetik (EMF) atau Trifield Meter, alat pemantau suhu, Spirit Box dan The Portal.[1][9][10]
Awal Mula
Pada awalnya Erik dan Dika melakukan perburuan hal-hal berbau supranatural secara sendiri-sendiri. Erik memulai karir perburuan supranatural nya sejak tahun 2010 dengan mengumpulkan beberapa alat pemburu makhluk astral dari seluruh dunia untuk membantu invetsigasinya. Sedangkan Dika lebih berfokus dalam perannya sebagai Ghost Photographer dan juga memiliki komunitas Ghost Photography Community di Kaskus. Akan tetapi pada 17 Agustus 2019 mereka akhirnya sepakat untuk mendirikan GRIN sebagai wahana untuk menggabungkan kedua keahlian mereka dalam dunia perburuan supranatural agar bisa memadukan audio dan visual dalam menghasilkan konten.[1] Beberapa orang pada awalnya turut bergabung seperti Tasha, Charlie dan Junet, paling tidak sampai tahun 2022.[2]
Program Terkait
Salah satu acara yang berkaitan dengan GRIN adalah Ghost Thing, sebuah program realitas digital yang tayang di YouTube oleh NET. Talent.[3] Acara ini ditayangkan mulai 10 Maret hingga 24 November 2022. Dalam setiap episodenya, penonton diajak untuk menjelajahi tempat-tempat yang terkenal menyeramkan dan angker. Episode baru dari program ini dirilis setiap Kamis malam. Selain Youtube, GRIN juga menaruh konten mereka di layanan streaming berbayar seperti Noice.[1][10][11] Saat ini GRIN juga sudah mendapatkan tawaran untuk membuat salah satu kasus investigasi nya di Subang untuk diangkat ke layar lebar.[1]
Pada bulan April 2025, Pesulap Merah menduga bahwa konten yang dibawakan oleh GRIN adalah settingan dan beberapa warganet meminta agar Pesulap Merah langsung berkolaborasi dengan GRIN, untuk melakukan pembuktian.[12]