74Ge yang stabil adalah isotop germanium yang paling umum, memiliki kelimpahan alami sekitar 36%. 76Ge adalah yang paling tidak umum dengan kelimpahan alami sekitar 7%.[3] Ketika dibombardir dengan partikel alfa, isotop 72Ge dan 76Ge akan menghasilkan 75As dan 77Se yang stabil, dan melepaskan elektron berenergi tinggi dalam prosesnya.[4]
Setidaknya 27 radioisotop juga telah disintesis dengan rentang massa atom dari 58 hingga 89. Yang paling stabil adalah 68Ge, meluruh melalui penangkapan elektron dengan waktu paruh 270,95 hari. Ia meluruh menjadi isotop pemancar positron 68Ga yang berguna secara medis. (Lihat generator 68Ga untuk catatan mengenai sumber isotop ini, dan penggunaan medisnya). Isotop germanium yang paling tidak stabil adalah 60Ge dengan waktu paruh 30 miidetik.
Walaupun sebagian besar radioisotop germanium meluruh melalui peluruhan beta, 61Ge dan 64Ge meluruh melalui emisi proton tertunda β+.[3]84Ge hingga 87Ge juga memiliki jalur peluruhan emisi neutron tertunda β− kecil.[3]
↑()– Ketidakpastian (1σ) diberikan dalam bentuk ringkas dalam tanda kurung setelah digit terakhir yang sesuai.
↑#– Massa atom bertanda #: nilai dan ketidakpastian yang diperoleh bukan dari data eksperimen murni, tetapi setidaknya sebagian dari tren dari Permukaan Massa (trends from the Mass Surface, TMS).
↑Waktu paruh tebal– hampir stabil, waktu paruh lebih lama dari umur alam semesta.
12#– Nilai yang ditandai # tidak murni berasal dari data eksperimen, tetapi setidaknya sebagian dari tren nuklida tetangga (trends of neighboring nuclides, TNN).
↑A. M. Bakalyarov; A. Ya. Balysh; S. T. Belyaev; V. I. Lebedev; S. V. Zhukov (2003). "Results of the experiment on investigation of Germanium-76 double beta decay". Physics of Particles and Nuclei Letters. 2 (2): 77–81. arXiv:hep-ex/0309016. Bibcode:2003hep.ex....9016B.
↑Melalui serangkaian dua reaksi: 4He + 72Ge → 75Se + 1n, 75Se meluruh melalui penangkapan elektron menjadi 75As dengan waktu paruh 120 hari 76Ge + 1n → 77Ge, yang kemudian mengalami peluruhan beta menjadi 77As dengan waktu paruh 11,3 jam, yang selanjutnya mengalami peluruhan beta menjadi 77Se dengan waktu paruh 39 jam