Gereja Santo Paulus yang bernama resmi Gereja Paroki Santo Paulus, Depok adalah sebuah gereja parokiKatolik yang terletak di Kota Depok, Jawa Barat, Indonesia. Gereja ini didedikasikan kepada Santo Paulus. Gereja ini berada di bawah naungan yurisdiksi Keuskupan Bogor.[1] Gereja ini merupakan Gereja Katolik pertama di Kota Depok yang tumbuh bersama Ordo Saudara Dina (OFM).
Gereja dengan nama Paroki Santo Paulus Depok Lama, terdiri dari 18 Wilayah dan 43 Lingkungan pelayanan umat, yang tersebar dari daerah Margonda, Depok Lama, sebagian dari Depok I, Pitara, Ratujaya, Kalimulya, Kota Kembang GDC, Citayam hingga Bojong Gede. Paroki ini berdiri juga satu Biara OFM Novisiat Transitus di Depok Lama, dan Biara Suster ADSK di Margonda.
Setiap hari Senin, Rabu-Jumat. Khusus hari Selasa di pukul 19.00 (ikut jadwal Novena)
Jumat Pertama
19.00
Sejarah
Benih-benih Katolik di Depok terhitung mulai muncul sekitar tahun 1927, di tengah dominasi Protestan. Pada masa itu, umat Katolik di Depok masih mengikuti misa di Katedral Bogor atau Katedral Jakarta. Hingga akhirnya pada 1940-an, mulai diutus para Pastor untuk melayani umat di Depok dengan menggelar misa di rumah-rumah umat secara bergantian.[2]
Setelah era kemerdekaan, Mgr. Dr. N. Geise, OFM membeli tanah di Jl. Melati No. 4 Depok yang kelak dibangun Gereja Santo Paulus (saat ini menjadi gereja lama, terletak di sebelah utara gereja utama).[2]
Pertumbuhan umat Katolik semakin pesat berkat pembangunan perumnas di Depok I dan II yang membawa jumlah umat semakin bertambah hingga gereja lama tidak muat lagi menampung umat di misa minggu. Akhirnya, pada 1986 umat membangun gereja yang jauh lebih besar untuk kenyamanan dan keberlanjutan pertumbuhan umat Katolik di Depok. Gereja tersebut selesai dan diberkati bersama dengan pastorannya pada 3 Juli 1988 oleh Mgr. Ignatius Harsono, Uskup Bogor saat itu.[2]
Umat Paroki yang semakin berkembang dan urbanisasi yang tinggi di Kota Depok membuat jumlah umat dan pelayanan semakin bertambah. Selain dengan mengembangkan komunitas basis gerejani (wilayah, lingkungan, kategorial), umat Gereja ini turut membangun Gedung Karya Pastoral pada tahun 2017 untuk mendukung pertumbuhan dan pelayanan iman umat Paroki St Paulus Depok di masa depan. Gedung setinggi tiga lantai tersebut diberikan nama pelindung Santo Yohanes Paulus II yang diberkati oleh Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM pada 13 Oktober 2018.
Fasilitas Pelayanan
Sebagai bentuk pelayanan rohani kepada umat yang semakin meningkat setiap tahunnya, Gereja ini memiliki fasilitas:
Goa Maria Ratu Para Malaikat
Ruang Adorasi Sakramen Mahakudus
Ruang Adorasi St Petrus Penjaga Pintu Surga
Layanan Konseling Umat
Gedung Pastoral Yohanes Paulus II (GYP)
Aula Besar (Lt 3 GYP)
Parkir mobil-motor yang luas
Kantin UMKM (Lt 1 GYP)
Caffe JP (Lt 1 GYP)
Toko Rohani OBOR (Lt 1 GYP)
Sekretariat Paroki (Pastoran Lama Lt 1)
Pelayanan konsultasi hukum
Ruang UKS
Gedung Pastoral Yohanes Paulus II Depok
Selain itu, Paroki ini memiliki pelayanan umat digital berupa: