Paroki Santo Martinus Benua Martinus, biasa disebut Paroki Benua Martinus atau Paroki Banua Martinus, adalah paroki dari Gereja Katolik Roma di Keuskupan Sintang. Pusat Paroki Benua Martinus terletak di kampung Banua Karaam - Desa Benua Martinus, di KecamatanEmbaloh Hulu, KabupatenKapuas Hulu - Kalbar. Umat paroki adalah Suku Dayak, dengan 2 sub suku besar: Dayak Tamambaloh dan Dayak Iban; berdiam di sekitar Sungai Embaloh dan sepanjang jalan Lintang. Mata pencaharian utama adalah bertani padi; menyadap karet dan Credit Union (CU) merupakan sumber utama untuk biaya pendidikan. Sementara mengenai pelayanan pastoral / katekis ke stasi, jalan yang rusak dan berlumpur di musim hujan menjadi kendala utama.[3][4]
Sejarah
Paroki Benua Martinus merupakan pemekaran dari Paroki Santo Fidelis, Sejiram sejak tahun 1909 berupa Stasi Embaloh Hulu.[1][5] Pengukuhan sebagai paroki dilakukan pada 2 Agustus 1913, yang merupakan hari ikrar para ordoKapusin di Stasi Embaloh Hulu; Pastor Flavianus Huibers, OFM.Cap adalah pastor paroki yang pertama. Ordo Serikat Maria Montfortan (SMM) membantu pembangunan sekolah di paroki dan kemudian menggantikan para Kapusin sebagai gembala paroki. Penggunaan nama SantoMartinus sebagai santo pelindung adalah sebagai penghormatan kepada seorang pengusaha Belanda bernama Martinus yang menyumbangkan 5.000 gulden untuk pembangunan gereja, pastoran, dan asrama.[5]
Referensi
12"Data Paroki". Keuskupan Sintang. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-09. Diakses tanggal 2015-01-04.
12"SMM Benua Martinus". SMM Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-04. Diakses tanggal 2015-01-04.