Gereja Santa Maria Immaculata berdiri pada 8 Desember 1982 sebagai pemekaran dari Paroki Tegal.[1] Tanggal 8 Desember merupakan Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda. Gereja ini kemudian diresmikan pada 12 Desember 1982.[2]
Imam
Sejumlah imam baik dari Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC) maupun imam diosesan Keuskupan Purwokerto pernah bertugas di gereja ini.[3]
R.P. H. Obbens, M.S.C. (1982–1986)
R.P. Herman Josef Lingitubun, M.S.C. (1986–1987; e.d.)
Terdapat 7 lingkungan dan 5 stasi di wilayah Paroki Slawi, antara lain:
Stasi
Stasi Santo Fransiskus Xaverius, Margasari
Stasi Santo Petrus, Balapulang
Stasi Santa Theresia, Pangkah
Stasi Santo Yakobus, Wadasgumantung, Tonjong
Stasi Santo Yohanes Rasul, Pagerbarang
Pada 29 September 2024, Uskup Purwokerto, Christophorus Tri Harsono memberkati gedung Gereja dan Taman Doa Santo Yakobus, Wadasgumantung.
Lingkungan
Lingkungan Santo Andreas (Kecamatan Dukuhwaru)
Lingkungan Santa Anna (Kelurahan Kagok dan sebagian Kelurahan Slawi Wetan)
Lingkungan Santo Ignatius (Desa Slawi Kulon - Kecamatan Lebaksiu)
Lingkungan Santo Stefanus (Kelurahan Kudaile)
Lingkungan Santa Veronika (Kelurahan Pakembaran)
Lingkungan Santo Yohanes Pembaptis (Kelurahan Slawi Wetan)
Lingkungan Santo Yosef (Kelurahan Procot)
Peribadatan
Gereja ini menyelenggarakan misa harian dan misa mingguan dalam Bahasa Indonesia. Misa mingguan berlangsung masing-masing satu kali pada hari Sabtu sore pukul 18.00 WIB dan Minggu pagi pukul 07.00 WIB. Misa harian dilaksanakan pada pagi hari pukul 05.30 WIB (Senin hingga Kamis) serta pada Jumat sore hari pukul 18.00 WIB.