Gereja Santa Maria merupakan bangunan gereja bergaya arsitektur khas Jawa yang dibangun menyerupai sebuah joglo. Bangunan utama gereja merupakan bangunan semi-terbuka tanpa dinding, tetapi langsung terhubung dengan diding terluar gereja. Di pucuk atap gereja, terdapat sebuah Salib. Gereja ini terletak di samping jalan utama dusun tersebut, terletak berseberangan dengan sebuah alun-alun dan sebuah masjid. Ketika hendak memasuki kompleks gereja ini, terdapat sebuah plang nama gereja yang terletak di pinggir jalan utama serta sebuah gerbang utama gereja.
Fasad pada 2024
Gerbang utama gereja
Plang nama gereja
Interior
Di interior gereja, terdapat sebuah panti umat dengan bangku yang dapat menampung sekitar lebih dari seratus umat dalam posisi duduk. Panti imam terletak pada sebuah pedestal dengan sebuah Altar, ambo dan podium komentator dari bahan kayu. Di samping kanan dan kiri panti imam terdapat patung rohani Hati Kudus Yesus dan Bunda Maria.
Di samping kanan dan kiri gereja terdapat perhentian-perhentian Jalan Salib dengan sebuah gua tiruan tempat Yesus dimakamkan sebagai perhentian terakhir jalan salib. Di belakang gereja terdapat sebuah sakristi dan sebuah patung Bunda Maria dalam ukuran besar yang merupakan santa pelindung gereja dan Stasi Margo Lestari.