Gereja pertama yang didedikasikan untuk Salib Suci dibangun pada tahun 1642 dan terus beroperasi hingga akhir abad kesembilan belas. Pada bulan April 1900, sebuah gereja baru yang didedikasikan untuk Salib Suci didukung secara finansial sebagian oleh Keluarga Kerajaan Spanyol dan sebagian lagi oleh para biarawan FransiskanPenjaga Tanah Suci. Peresmiannya secara resmi berlangsung pada tahun 1902. Gereja ini juga memiliki biara yang dibangun kembali pada tahun 1959. Sebagian akses ke taman diblokir sebagai akibat dari krisis Siprus tahun 1963–64 dan perang tahun 1974, saat gereja berada di zona penyangga antara Nikosia dan Nikosia Utara.[4]