Wilayah Kampung Duri awalnya merupakan bagian dari Gereja Bunda Hati Kudus, Kemakmuran. Pada tahun 1967, dibeli sebuah lahan empang di daerah Jamblang. Di atas lahan tersebut kemudian didirikan sekolah dan gereja. Pada 22 November 1987, status gereja ditingkatkan menjadi paroki mandiri.[2]
Pada tahun 1999, sempat direncanakan untuk membangun gedung gereja yang lebih memadai. Pada 24 November 2002, Sekretaris Kedutaan Besar Vatikan untuk Indonesia, R.D. Christophe Zakhia El-Kassis memberkati gedung gereja yang mengalami renovasi.[3]
Pada tahun 2007, sempat terjadi penolakan dari masyarakat sekitar saat hendak mengajukan izin mendirikan bangunan. Izin mendirikan bangunan kemudian terbit pada 20 Desember 2021 dalam sebuah seremoni yang dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo.[4] Satu hari setelahnya, izin mendirikan bangunan juga diberikan kepada Gereja Kalvari, Lubang Buaya. Gedung gereja yang baru diberkati pada 16 April 2023 oleh Kardinal Suharyo.
Plakat peresmian dan pemberkatan
Bangunan
Pada altar gereja, terdapat relikuiSanto Paus Yohanes Paulus II berupa darah yang menempel pada peluru pada saat ia ditembak oleh Mehmet Ali Agca. Di sekitar altar terdapat dua buah patung, yakni Patung Bunda Maria dan Patung Hati Kudus Yesus. Sebuah patung Hati Kudus Yesus juga terdapat di balkon gereja. Di dalam gereja juga terdapat patung Pieta.
Tampak dalam gereja dari balkon
Altar gereja
Patung Bunda Maria di sekitar panti imam
Patung Hati Kudus Yesus di sekitar panti imam
Patung Hati Kudus Yesus di balkon
Patung Pieta di sekitar pintu utama
Patung Kristus Raja di pelataran gereja
Galeri
Tampak depan Gereja Damai Kristus dari ketinggian
Pintu Utama Gereja Damai Kristus dengan tulisan Doa Bapa Kami