Arca kultus, berhala (bahasa Inggris:idolcode: en is deprecated ) atau patung pujaan (bahasa Inggris:cult imagecode: en is deprecated ) adalah benda buatan manusia yang dimuliakan atau dipuja sebagai lambang atau perwakilan bagi suatu dewa, roh, atau makhluk gaib. Dalam beberapa tradisi―meliputi Mesir Kuno, Yunani Kuno, Romawi Kuno, dan Hinduisme―suatu berhala yang dipajang di suatu kuil biasanya rutin dibersihkan, diberi perhiasan dan sesajen. Berhala pada umumnya mengacu kepada bentuk seni rupa yang paling disucikan atau paling utama dalam suatu kuil, tersimpan dalam suatu ruangan atau bilik, dan tidak mendapat perlakuan sama dengan patung yang hanya berfungsi sebagai penghias kuil.
Kata idola dalam bahasa Indonesia diserap dari kata idol yang bermakna suatu gambar atau representasi dari dewa yang dipakai sebagai sarana pemujaan,[1][2][3] sedangkan kata idolatry (penyembahan berhala) adalah penyembahan suatu "idola" dan meyakini bahwa benda itu merupakan dewa yang sebenarnya.[4][5][6]
↑DiBernardo, Sabatino (2008). "American Idol(atry): A Religious Profanation". The Journal of Religion and Popular Culture. 19 (1): 1–2. doi:10.3138/jrpc.19.1.001., Quote: "Idolatry (...) in the first commandment denotes the notion of worship, adoration, or reverence of an image of God."
↑Poorthuis, Marcel (2007). "6. Idolatry and the Mirror: Iconoclasm as a Prerequisite for Inter-Human Relations". Iconoclasm and Iconoclash. BRILL Academic. hlm.125–140. doi:10.1163/ej.9789004161955.i-538.53. ISBN9789004161955.
Artikel bertopik agama atau kepercayaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.