Bagian ini memerlukan pemutakhiran informasi. Harap perbarui artikel dengan menambahkan informasi terbaru yang tersedia.(September 2023)
Wilayah administratif
Peta pembagian wilayah administrasi Kecamatan Galesong Selatan sebelum pemekaran Desa Kanaeng pada tahun 2022
Kecamatan Galesong Selatan adalah salah satu kecamatan yang ada di dalam wilayah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Indonesia.[1] Posisi Kecamatan Galesong Selatan berada di kawasan pesisir pantai.[2] Luas wilayahnya adalah 44km2. Wilayah Kecamatan Galesong Selatan terbagi menjadi 17 desa.[3]
Bagian ini memerlukan pemutakhiran informasi. Harap perbarui artikel dengan menambahkan informasi terbaru yang tersedia.(September 2023)
Pada tahun 2020, jumlah desa di Kecamatan Galesong hanya 14 desa. Wilayah Kecamatan Galesong kemudian terbagi lagi menjadi 61 dusun, 122 rukun warga dan 244 rukun tetangga.[4] Sebanyak 14 desa di Kecamatan Galesong Selatan merupakan bagian dari Daerah Aliran Sungai Jeneberang. Luas daerahnya adalah 1.653,78 ha.[5]
Bagian ini memerlukan pemutakhiran informasi. Harap perbarui artikel dengan menambahkan informasi terbaru yang tersedia.(September 2023)
Di Kecamatan Galesong Selatan banyak ditemukan naskah-naskah keagamaan yang ditulis oleh anggota Tarekat Naqsyabandiyah. Perkembangan tarekat ini dimulai setelah Syekh Yusuf Al-Makassari diasingkan ke Sri Lanka pada tahun 1683. Sebagian dari naskah-naskah ini ditulis menggunakan huruf yang berasal dari Kota Serang, Banten. Sementara penjelasannya ditulis dalam bahasa Makassar. Tarekat Naqsyabandiyah berkembang di kalangan penduduk suku Makassar.[7]
↑Nasruddin, dkk. (2011). Makmur, Ade (ed.). Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan, Badan Pengembangan Sumber Daya Kebudayaan dan Pariwisata, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. hlm.164. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-13. Diakses tanggal 2023-01-11.
↑Mukhlis P., dkk. (1995). Sejarah Kebudayaan Sulawesi. Jakarta: Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional. hlm.94. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-11. Diakses tanggal 2023-01-11.