*Daftar ini juga mencakup mereka yang tidak melabeli diri sebagai umat Theravāda, seperti mereka dalam masa prasektarian, masa awal, modernis, EBT-is, dll., tetapi sangat dipengaruhi dan/atau memengaruhi ajaran Theravāda klasik.
Gaṇavimutti Nikāya (bahasa Burma:ဂဏဝိမုတ် ဂိုဏ်းcode: my is deprecated ), juga dikenal sebagai Kudo Gaing (bahasa Burma:ကူးတို့ ဂိုဏ်code: my is deprecated ) dan Gaṇavimutti Kudo, adalah salah satu ordosangha dalam Buddhisme di Myanmar. Menurut Undang-Undang Organisasi Sangha tahun 1990, ordo ini merupakan salah satu dari sembilan ordo monastik yang diakui secara hukum di negara tersebut.[1] Ordo ini didirikan pada tahun 1258 Era Burma (sekitar 1896-1897 Masehi) sebagai pecahan dari ordo Sudhammā, terutama karena keinginan untuk bebas dari penugasan administratif.[2][3]
Asal-usul
Pada akhir abad ke-19, Sayadaw U Ukkuṇḍavaṃsa dari Desa Kūṭo/Kudo, Kotapraja Dawei, sedang berlatih Dhamma dengan menetap di hutan. Oleh karena ia sering dipanggil oleh para pemimpin, pengawas, dan pendukung ordo Sudhammā, ia kemudian mengajukan surat permohonan kepada Thathanapaing (Pemimpin Sāsana; semacam saṅgharāja) dari ordo Sudhammā di Mandalay agar dibebaskan dari penugasan tersebut. Pada tahun 1258 Era Burma (sekitar 1896-1897 Masehi), Thathanapaing Pakhan Sayadaw mengeluarkan perintah resmi yang menyatakan bahwa para Sayadaw dari vihara hutan tersebut tidak dapat lagi ditugaskan, memberinya status "Bebas dari golongan Sudhammā", yang kemudian disebut "Gaṇavimutti" (gaṇa = golongan/ordo; vimutti = kebebasan). Oleh karena itu, garis keturunan murid-murid dari Sayadaw senior ini dikenal sebagai golongan 'Gaṇavimutti Kudo', yang berarti para anggota Sangha murid dari Sayadaw senior Desa Kudo yang bebas dari golongan Sudhammā.[2][3]
Referensi
↑Gutter, Peter (2001). "Law and Religion in Burma"(PDF). Legal Issues on Burma Journal (8). Burma Legal Council: 10. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2012-03-14.
12Carbine, Jason A (2011). Sons of the Buddha: Continuities and Ruptures in a Burmese Monastic Tradition. Vol.50. Walter de Gruyter. ISBN978-3-11-025409-9.