Frederick mengoleksi banyak benda pusaka di gereja kastil miliknya. Hasil inventarisasi pada tahun 1518 mencatat bahwa Frederick memiliki 17.443 benda pusaka. Benda-benda tersebut diantaranya sebuah ibu jari dari St. Anne, sebuah ranting dari semak terbakar Musa, jerami dari palung suci, dan susu dari Virgin Mary.[2] Menurut keyakinannya, seseorang taat dan alim yang memiliki usaha yang besar untuk mendapat benda-benda pusaka tersebut akan mendapat 1.902.202 tahun pengampunan dosa (sebuah perhitungan menurut waktu di bumi yang ditempuh seseorang dalam api penebusan dosa).[3] Dua tahun kemudian, koleksinya bertambah sehingga menjadi sekitar 19.000 buah.[4]
Ia melindungi Martin Luther beserta kegiatan-kegiatannya dari kekuasaan Paus. Dan ia menyembunyikan Martin Luther dalam Kastil Wartburg dalam Diet Worm.
Frederick meninggal tanpa pernah menikah di Lochau, sebuah kastil untuk berburu di dekat Annaburg (30km tenggara Wittenberg), pada tahun 1525 dan dimakamkan di Schlosskirche, Wittenberg dengan Peter Vischer. Ia digantikan oleh saudaranya Adipati John Sang Teguh sebagai Elektor Sachsen.
31. Miroslawa dari Holstein-Plön, atau, Margaret dari Jülich
Referensi
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-07-04. Diakses tanggal 2013-08-12.
↑(Inggris) Martin E. Marty, Martin Luther: A Life. (Penguin Lives) Paperback, 2008, p. 18
↑(Jerman) Borkowsky, Ernst (1929). Das Leben Friedrichs des Weisen. Jena. hlm.56–57.
↑Geoffrey Parker (2001). "Martin Luther Burns at the Stake, 1521". Dalam Robert Cowley (ed.). The collected What if?: eminent historians imagining what might have been. New York: G. P. Putnam's Sons. hlm.511. ISBN0-399-15238-5.;