Laemlin terlibat dalam Perang Padri, di mana pada bulan September 1824, pasukan Belanda di bawah komandonya berhasil menguasai beberapa kawasan di Luhak Agam di antaranya Koto Tuo dan Ampang Gadang. Kemudian mereka juga menduduki Biaro dan Kapau, tetapi karena luka-luka yang dideritanya di bulan Desember 1824, Laemlin meninggal dunia di Padang.
Daftar Pustaka
1852. H.M. Lange. Het Nederlands Oost-Indisch leger aan de Westkust van Sumatra (1819-1845). Gebroeders Muller. Den Bosch.
1940. G.C.E. Köffler. De Militaire Willemsorde 1815-1940. Algemene Landsdrukkerij. Den Haag.
Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.