Dalam kimia, Fraksi[1] adalah subkelompok zat kimia dalam campuran, terlepas dari keadaan wujudnya. Zat-zat dalam suatu fraksi lebih mirip satu sama lain daripada dengan sisa campuran. Persentase suatu fraksi dalam campuran dapat dinyatakan sebagai fraksi molar, fraksi massa, atau (yang lebih umum dalam kasus gas) sebagai fraksi volume.
Pabrik rektifikasi industri tipikal untuk penyulingan fraksional.
[Keterangan gambar: Pabrik rektifikasi industri tipikal untuk penyulingan fraksional] Contohnya termasuk fraksi CO2 dalam udara yang dihembuskan, fraksi O2 dalam udara yang dihirup (FiO2, → ventilasi), fraksi minyak ringan dari minyak bumi, dalam biokimia fraksi proteinsusu, atau fraksi organel dalam pengolahan jaringan biologis, serta protein larut di satu sisi dan fraksi membran tidak larut di sisi lain dalam subfraksinasi organel (atau sistem membran secara umum).
Pemisahan
Ekstraksi bahan tumbuhan atau hewan sering menghasilkan campuran beberapa zat. Demikian pula, sintesis kimia sering menghasilkan beberapa zat berdampingan. Pemisahan zat-zat ini disebut fraksinasi, menghasilkan fraksi yang lebih atau kurang murni (seragam), yang idealnya masing-masing hanya mengandung satu zat, sehingga secara kimia seragam. Berbagai metode kimia (misalnya reaksi pengendapan) dan fisik (misalnya kristalisasi fraksional, penyulingan fraksional, sublimasi fraksional, pelarutan fraksional, ekstraksi fraksional, pengendapan fraksional, pengapungan fraksional, dan elektroforesis fraksional) tersedia untuk memisahkan fraksi-fraksi tersebut. Kromatografi gas, kromatografi kolom, atau kromatografi lapis tipis memisahkan campuran, menghasilkan beberapa fraksi yang mengandung zat individual atau kelompok zat.
Pemisahan analitik
Dalam pemisahan analitik (fraksinasi), biasanya hanya sejumlah kecil (biasanya < 1 mg) campuran yang dipisahkan, misalnya dengan kromatografi gas. Seringkali, metode pemisahan dikombinasikan dengan metode analitik. Contohnya adalah kombinasi kromatografi gas–spektrometri massa (GC-MS).
Kromatografi lapis tipis merupakan metode alternatif untuk pemisahan analitik sejumlah kecil campuran. Dalam kimia makromolekuler, pemisahan polimer dengan derajat polimerisasi yang berbeda menjadi fraksi dengan massa molekul yang hampir seragam memainkan peran penting.[2]
Pemisahan preparatif
Dalam pemisahan preparatif (fraksinasi), campuran zat dipisahkan dalam jumlah yang cukup besar (biasanya beberapa mg, g, kg, atau t) dengan penyulingan fraksional (contoh: pemisahan minyak bumi menjadi fraksi minyak bumi seperti bensin, bahan bakar diesel, minyak pemanas, minyak dasar untuk pelumas, bitumen), kristalisasi fraksional (pemisahan campuran padat), atau dengan kromatografi kolom (sering di laboratorium kimia organik, lebih jarang dalam penggunaan industri).