Fosil telur atau oofosil adalah sebuah sisa terfosilisasi dari telur yang dihasilkan oleh hewankuno. Sebagai bukti dari proses fisiologi hewan, fosil telur dianggap menjadi jenis fosil jejak. Di bawah keadaan langka, telur fosil dapat menunjukkan sisa embrio yang sempat berkembang di dalamnya, di mana dalam kasus tersebut juga terdiri dari fosil jasad. Sejumlah besar kelompok hewan berbeda penghasil telur yang kini terawetkan dalam catatan fosil bermula dari periode Paleozoikum. Contohnya meliputi invertebrata seperti ammonoid serta vertebrata seperti ikan, mungkin amfibi dan reptil. Kelompok reptil meliputi sebagian besar telur dinosaurus yang berasal dari strataMesozoikum. Karena organisme yang bertanggung jawab menghasilkan fosil telur yang ada seringkali tak diketahui, para ilmuwan mengklasifikasi telur-telur menggunakan sistem taksonomi paralel terpisah dari namun berdasarkan pada sistem Linnaean. "Parataksonomi" tersebut disebut veterovata.
Pranala luar
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Egg fossils.