Selama masa mudanya, Feliks Yusupov menikmati kehidupan yang cemerlang, menghabiskan waktu dengan grup Gipsinya dan mengenakan pakaian wanita. Pada tahun 1914 ia menikah dengan Puteri Irina Aleksandrovna, keponakan TsarNikolai II, dan mendapatkan seorang puteri bernama Irina Yusupova.
Ia pergi meninggalkan Rusia dengan membawa perhiasan dan 2 lukisan karya Rembrandt. Ia tiba di Paris, di mana kedermawanannya terhadap pengungsi Rusia telah menjadi legenda. Ia menulis autobiografi berjudul Kebesaran yang Hilang. Selama sisa terakhir hidupnya, Yusupov terhantui oleh pembunuhan Rasputin, dan sering menderita mimpi buruk.