Pada bulan Agustus2006, FIFA dan AFC memberi IRIFF batas waktu hingga 15 November2006 untuk mengembalikan Dr. Mohammed Dadgan yang terpilih sebagai presiden ke posisinya, untuk memenuhi ketentuan relevan dari Statuta FIFA. Dalam hal ini, FIFA dan AFC mengadopsi fakta bahwa Dr. Mohammed Dadgan dan para anggota dewan tetap diakui secara sah sebagai presiden dan pemimpin IRIFF. Batas waktu ini tidak dipenuhi oleh IRIFF, sehingga, pada 23 November2006, badan ini dinyatakan diskors oleh FIFA karena adanya interfensi dari pemerintah terhadap per-sepak bolaan Iran, yang melanggar Pasal 17 Statuta FIFA.[1]
Namun pada tanggal 19 Desember2006, penskorsan tersebut dicabut karena telah terbentuknya Dewan Sementara baru, yang terdiri dari Mohsen Safaei Farahani menjabat sebagai ketua, Kiomars Hashemi menjabat sebagai wakil ketua, dan Mohammad Hassan Ansarifar, Dr. Hassan Ghaffari, Dr. Mohammad Khabiri, serta Ali Reghbati menjabat sebagai anggota.[2]
Presiden
Berikut merupakan presiden – presiden Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran.