Cello, seorang pemuda dari Papua, disuruh ayahnya untuk pergi mencari saudara kembarnya yang hilang sejak kecil. Cello berangkat dengan mengikuti petunjuk dari mimpi ayahnya yang melihat saudara kembarnya berada di medan perang.
Setibanya di kota Jayapura, tanpa sengaja Cello bertemu dengan Babe, seorang pengusaha bangkrut dari Medan dan meminta bantuannya untuk mencari di mana medan perang itu. Babe yang terlibat banyak utang justru membuat masalah Cello bertambah ribet. Mereka dikejar penagih utang dan bersembunyi di dalam gudang kargo bandara, tanpa sadar mereka terbawa pesawat sampai ke Jakarta.
Di Jakarta, Cello dan Babe terlibat banyak masalah baru, apalagi waktu mereka dikejar Nato Beko, kelompok geng Biawak yang lagi memperebutkan harta warisan geng Rusa Jantan milik William.
Cello yang jujur selain harus mencari saudara kembarnya, ia pun terlibat konflik antar geng perkotaan, sementara Babe yang licik juga terus memanfaatkan Cello untuk mendapatkan keinginannya.[1]