Elizabeth Anita Widjaja atau Elizabeth Anita Widjaya (lahir 30 Maret 1951), adalah Peneliti Utama Senior taksonomibambu di Herbarium Bogoriense, Divisi Botani, Pusat Penelitian Biologi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Bogor, Indonesia sejak tahun 1977 hingga pensiun pada tahun 2016.[1][2][3][4][5] Selama bekerja di Herbarium Bogoriense (BO), ia telah berhasil menemukan 80 varian dari 160 jenis bambu di Indonesia,[6] menerbitkan lebih dari 90 karya ilmiah di dalam dan luar negeri, dan menerbitkan lebih dari 5 buku.[7]
Atas kiprahnya, ia berhasil meraih penghargaanThe Best Scientist di LIPI dan dua kali mendapat penghargaan Satyalancana Karya dari pemerintah. Selain itu, ia juga memperoleh penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Abdurrahman Wahid dan Harsberger Medal dari Society of Ethnobotanists, India.[8]Ia secara khusus tertarik pada bambu Indonesia dan bambu Malesia secara umum, dan mempromosikan budidaya bambu untuk pencegahan erosi.[3]
Widjaja menyatakan pendapatnya tentang bambu sebagai sumber biofuel:
Itu adalah sumber yang luar biasa. Selain itu, mudah untuk bekerja dengan bambu sehingga penelitian tentang biofuel berbasis bambu seharusnya lebih murah.[9]
Bambusa lako (bambu hitam Timor) dideskripsikan dan dipisahkan dari spesies bambu hitam Indonesia Gigantochloa atroviolacea oleh Profesor Widjaja pada tahun 1997, karena perbedaan penampilan (morfologi).[10]
Pada tahun 2022 Elizabeth Anita Widjaja mendapatkan tugas sebagai pakartaksonomi bambu di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Hal unik yang terjadi pada saat itu, ia memberi nama spesies baru untuk bambu yang ditemukannya di daerah Sikka Flores dengan nama Bambusa jokowi Widjaja. Nama tersebut unik karena menyelipkan nama Presiden Joko Widodo di dalamnya. Bambusa adalah nama marga dari jenis bambu tersebut. Jokowi memiliki peran sebagai tanda dari spesies bambunya. Widjaja untuk menandakan nama Elizabeth sebagai penemu dari spesies bambu tersebut.[11]
Buku
The Spectacular Indonesian Bamboos 2019. Elizabeth A. Widjaja, ISBN6025232601[12]
Keanekaragaman hayati pertanian menjamin kedaulatan pangan Setijati D. Sastrapradja, Elizabeth A. Widjaja, 2010, ISBN9789797995386[13]
Identikit jenis-jenis bambu di Jawa w/Kartikasari, S. N. (Sri Nurani), 2001, ISBN979-579-035-8[14]
Identikit jenis-jenis bambu di Kepulauan Sunda Kecil w/Kartikasari, S. N. (Sri Nurani), 2001, ISBN979-579-034-X[15]