Persimpangan kedua Jalan ini biasa disebut Sleko, yang kemudian menjelma menjadi sebuah perdukuhan sendiri yang ramai juga menjadi pusat keramaian Kecamatan Jakenan.
Perkantoran
Desa Dukuhmulyo banyak ditempati perkantoran tingkat Kecamatan Jakenan, antara lain:
Sebagian besar penduduk desa Dukuhmulyo menggantungkan hidup dari usaha pertanian dan perindustrian. Namun tidak sedikit pula yang memilih untuk merantau ke Malaysia maupun menjadi buruh di berbagai industri di Pati maupun Juwana. Tidak sedikit pula yang membuka industri berskala rumah tangga dan berdagang.
Selain itu juga terdapat lembaga-lembaga pendidikan non formal seperti; TK Dharma Wanita, Raudlatul Athfal Miftahul Falah (setingkat TK), TPQ dan Majlis Taklim.