EGA mengoperasikan pabrik peleburan aluminium di Abu Dhabi dan Dubai, kilang alumina di Abu Dhabi, tambang bauksit beserta fasilitas ekspor terkait di Republik Guinea, pabrik pengecoran khusus di Jerman, serta pabrik daur ulang aluminium di Amerika Serikat.[2]
Sejarah
Pada tahun 1975, Dubai Aluminum (DUBAL) didirikan sebagai perusahaan produksi aluminium pertama di Uni Emirat Arab. Lokasi operasional pertamanya berada di Jebel Ali. Mereka memerlukan waktu empat tahun untuk dapat memulai produksi. Pada tahun 2007, Emirates Aluminium (EMAL) didirikan. Pada tahun 2013, DUBAL dan EMAL bergabung membentuk Emirates Global Aluminium (EGA).[3]
Aset peleburan utama
Aset operasional utama EGA adalah Dubai Aluminium ("DUBAL") dan Emirates Aluminium ("EMAL"), dengan total produksi gabungan sebesar 2,34 juta ton per tahun ("tpa"). Operasi DUBAL berlangsung di Jebel Ali, yang mencakup pabrik peleburan berkapasitas 1 juta ton per tahun, pembangkit listrik 2.350 MW, dan berbagai fasilitas lainnya. Pabrik ini merupakan salah satu pabrik peleburan aluminium primer terbesar di dunia yang berlokasi dalam satu kawasan. Operasi EMAL di Al Taweelah, yang mencakup pabrik peleburan berkapasitas 1,3 juta ton per tahun, pembangkit listrik 3.100 MW, dan fasilitas lainnya. Fasilitas ini merupakan produsen aluminium primer terbesar di dunia yang berlokasi dalam satu kawasan.[butuh rujukan]
GAC
EGA merupakan anggota Gulf Aluminum Council ("GAC"), sebuah organisasi yang mewakili, memajukan, dan melindungi kepentingan industri aluminium di kawasan Teluk Persia.[4]