Habash lahir di Lydda, Mandat Palestina pada tahun 1926. Pada tahun 1948, Habash yang berusia 19 tahun, seorang mahasiswa kedokteran di Universitas Amerika di Beirut, pergi ke kampung halamannya di Lydda selama Perang Arab-Israel 1948, ketika orang-orang dari kota dan keluarganya diusir dalam apa yang dikenal sebagai Pawai Kematian Lydda yang menyebabkan kematian saudara perempuannya.[7] Pada tahun 1951, setelah lulus pertama di kelasnya dari sekolah kedokteran, Habash bekerja di kamp pengungsi Palestina di Yordania dan mengelola sebuah klinik di Amman. Dia kemudian pindah ke Suriah dan Lebanon.
George Habash lahir pada 1 Agustur 1925 di Kota Lydd (saat ini bernama Lod), Palestina yang saat itu Palestina masih dibawah kekuasaan Mandat Britania Raya atas Palestina. Habash meskipun berdarah Arab, tetapi ia adalah seorang Kristen Orthodox. Masa kecil George Habash penuh dengan pengalaman pemberrontakan, terutama dalam rentang waktu 1936 - 1939, saat Palestina bergolak dalam perjuangan merebut kemerdekaan dari Inggris. Hal ini turut mendukung tumbuhnya karakter perlawanan dalam dirinya kelak saat dewasa.[8]
Pada tahun 1948, saat George Habash masih belajar di Beirut dan ingin kembali ke Lod untuk melakukan praktik lapangan di sana, namun pada saat yang bersamaan juga terjadi serangan oleh Israel terhadap komunitas Palestina di Kota Lod. Sebanyak 700.000 orang Palestina, termasuk keluarga Habash, diusir dari rumah mereka oleh Israel. Peristiwa itu dikenang sebagai Hari Nakba (Kehancuran), sebanyak 426 rakyat Palestina dibantai oleh pasukan Israel yang dibantu oleh Haganah - milisi Zionis yang menjadi cikal bakan Pasukan Pertahanan Israel, termasuk 176 orang yang mencari perlindungan di Masjid Dahmas, saudara perempuan Habash menjadi salah satu korban tewas dalam peristiwa itu.[8][9]
Sebagai aksi balas dendam terhadap tindakan Israel itu, George Habash dan kelompok mahasiswa Mesir kemudian mendirikan Gerakan Nasionalis Arab atau Harakat Al-Qawmeyon Al-Arab - gerakan ini banyak dipengaruhi oleh pemikiran Nasserisme - kemudian organisasi ini melakukan aksi pengeboman berskala kecil terhadap penduduk Israel di yang ada di Lebanon dan Suriah, meskipun dampak dari aksi ini tidak terlalu besar, tetapi telah mengawali semangat pemberontakan Habash terhadap kedudukan Israel.[8][9]
Habash lulus dari Universitas Amerika di Beirut pada 1951 dengan nilai cum laude, yang terbaik di angkatannya. Setelah lulus ia mendirikan sebuah klinik yang diberinama, "Klinik Rakyat" di Amman, Yordania, klinik ini diperuntukan bagi para pengungsi Palestina, selain kiinik ia juga mendirikan sebuah sekolah rakyat bagi pengungsi Palestina. Namun sayangnya, ia kemudian dituduh sedang merencanakan aksi kudeta terhadap Raja Hussein dan divonis 33 tahun penjara, tetapi ia berhasil melarikan diri ke Suriah dan menjadi pendukung Presiden Mesir, Gamal Abdul Nasir yang saat itu menjadi tokoh Arab yang konsisten dalam melawan Israel dan merupakan pahlawan bagi Bangsa Arab saat itu.[9]
sebab hanya marxisme yang mengungkapkan aspirasi kelas pekerja.[8]
Dalam perkembangannya, kemudian PFLP banyak terinspirasi oleh perjuangan Mao Zedong, Ho Chi Minh, dan Che Guevara, lambat laun kemudian organisasi ini mulai menggunakan konsep kekerasan dan masuk ke dalam jaringan terorisme internasional. Salah satunya dalah pembajakan pesawat pada Agustus 1969, yang menjadi targetnya adalah Pesawat Boeing 707 milik maskapai Trans World Airlines di rute penerbangan dari Roma, Italia menuju Athena, Yunani, aksi pembajakan ini dipimpin oleh Laila Khalid, pejuang perempuan PFLP.[8][8]
Aksi pembajakan lainnya dilakukan September 1970 terhadap pesawat El Ai milik Israel. Disaat yang bersamaan juga terjadi peristiwa Black September di München, Jerman. Pada periode ini geakan perlawanan Palestina sedang memuncak, termasuk apa yang dilakukan oleh PFLP. Banyak organisasi radikal yang mendukung Palestina, mulai dari Pemimpin Uganda, Idi Amin (lihat Operasi Entebbe) dan kelompok Kiri jauh seperti, Tentara Merah Jepang mendukung perlawanan yang dilakukan oleh PFLP.
↑"ذكرى ميلاد حكيمُ الثورة وضميرُها.. القائد المؤسّس جورج حبش"[The Anniversary of the Birth of the Hakim of the Revolution and its Consciousness, the Founding Leader George Habash]. Al-Hadaf (dalam bahasa Arabic). 1 August 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 August 2023. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
1234Hirst, David (2008-01-27). "Obituary: George Habash". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN0261-3077. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-30. Diakses tanggal 2017-11-15.