Kerupuk kulit beberapa daerah menyebutnya dorokdok (Sunda), rambak[1] atau jangek[2] adalah kerupuk yang terbuat dari kulit sapi atau kulit kerbau yang diolah dengan diberi bumbu rempah dan penambah rasa. Setelah mengalami proses perebusan dan pengeringan pada terik matahari biasanya sekitar 2-3 hari, kerupuk mentah yang kering ini siap digoreng menjadi kerupuk yang siap untuk dihidangkan.
Kerupuk kulit ini juga merupakan salah satu jajanan khas Kendal dan Bukittinggi.[3]