Dinasti Ikswaku adalah keturunan para raja India Kuno yang diturunkan oleh Ikswaku, yaitu putera Manu, manusia pertama di muka bumi menurut mitologi Hindu. Dinasti Ikswaku dan Dinasti Surya sama. Orang pertama dari dinasti ini adalah Wiwaswan atau Wiwaswat. Yang kedua adalah Manu dan ketiga adalah Ikswaku. Dinasti ini juga dikenal sebagai Dinasti Ikswaku. Guru yang utama dari Dinasti Ikswaku adalah Resi Wasista. Raja penting lainnya adalah Harischandra, Dilipa, Raghu dan Rama. Ayodhya adalah ibu kota mereka. Raja terkenal yang terakhir dari Dinasti Ikswaku adalah "Brihadbala", terbunuh saat perang Mahabharata.
Dari dua sumber, terdapat beberapa perbedaan yang perlu dipertimbangkan. Perbedaan tersebut yakni:
WalmikiRamayana mengatakan bahwa Prithu adalah putera Anaranya dan ayah dari Trisangku. Ramakatha Rasavahini mengabaikan Prithu dan mengatakan bahwa Anaranya adalah ayah Trisanku
Walmiki Ramayana mengatakan bahwa Presenjit adalah ayah Bharatha sementara Ramakatha Rasavahini mengatakan Dewasandi sebagai ayah Bharatha
Walmiki Ramayana mengatakan bahwa Sangkana adalah putera Prawarda dan putera Sangkana adalah Sudarsana. Ramakatha Rasavahini tidak menyebutkan Sangkana dan menyebut Sudarsana sebagai putera Prawarda
Sigaraga dikatakan sebagai putera Agniwarna dan ayah bagi Maru dalam Ramakatha Rasavahini. Walmiki Ramayana tidak menyebut Sigaraga dan mengatakan bahwa ayah Maru adalah Agniwarna