Dewan Ekonomi Transatlantik (TEC) merupakan forum dialog ekonomi antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.[1] Dewan Ekonomi Transatlantik adalah dialog regulasi untuk masa depan Uni Eropa dan Amerika Serikat.[2] Para pemimpin Uni Eropa dan Amerika Serikat menyepakati pembentukan Dewan Ekonomi Transatlantik untuk mengawasi pelaksanaan upaya-upaya yang tercantum dalam kerangka tersebut dengan tujuan mempercepat kemajuan serta memandu agenda kerja Uni Eropa–Amerika Serikat.[3] TEC adalah persekutuan antara Amerika dan Uni Eropa untuk mencapai tujuan di bidang ekonomi, perdagangan, dan lapangan kerja.[4] TEC merupakan era baru kerja sama regulasi transatlantik.[5]
Pertemuan dewan diselenggarakan minimal sekali dalam setahun.[1] Isu-isu krusial terkait ekonomi yang dibahas meliputi pemecahan hambatan perdagangan, penyelenggaraan praktik terbaik, penyelarasan standar, dan pengembangkan akses pasar.[1] Dewan ini mempriorotaskan integrasi ekonomi transatlantik di bidang-bidang berikut: hak kekayaan intelektual, investasi, perdagangan yang aman, pasar keuangan, dan investasi.[6] Dewan Ekonomi Transatlantik (TEC) dikhususkan untuk konvergensi ekonomi antara Uni Eropa dan Amerika Serikat dengan tiga kelompok penasihat yaitu: Dialog Legislator Transatlantik, Dialog Konsumen Transatlantik, dan Dialog Bisnis Transatlantik.[7]
Pada 2009 melalui cetak biru upaya bersama antara Bertelsmann Foundation dan Atlantic Council dituangkan poin-poin reformasi kelembagaan sebagai berikut: menunjuk Wakil Presiden AS dan Presiden Komisi Eropa sebagai ketua bersama TEC, membentuk sistem dua jalur (strategis dan teknis), menyelaraskan kebijakan stimulus, bailout, antitrust, serta membuka jalan menuju kemungkinan TAFTA, meningkatkan keterlibatan legislatif (Kongres AS dan Parlemen Eropa), mengoptimalkan peran pemangku kepentingan seperti TABD dan TACD, melibatkan serikat pekerja (ETUC dan AFL-CIO) serta meningkatkan efektivitas kebijakan terkait lapangan kerja, membentuk biro koordinasi permanen di Washington dan Brussel, menekankan evaluasi dan tindak lanjut melalui laporan kemajuan reguler dan peninjauan kembali perjanjian, membangun platform Web 2.0 TEC sebagai sarana transparansi, interaksi, dan komunikasi dengan publik serta pemangku kepentingan, menekankan komplementaritas TEC dengan KTT AS–UE melalui penjadwalan yang selaras untuk memastikan konsistensi dan efektivitas agenda bersama.[8]
Sejarah
Pertemuan Amerika Serikat dan Uni Eropa pada 30 April 2007 menyepakati pengintegrasian ekonomi Transatlantik melalui pembentukan Dewan Ekonomi Transatlantik/TEC.[1] Kesepakatan ini dituangkan pada Kerangka untuk Peningkatan Pengintegrasian Ekonomi Transatlantik antara Amerika Serikat dan Uni Eropa yang ditandatangai oleh George W. Bush selaku Presiden Amerika Serikat, Angela Merkel selaku Presiden Dewan Uni Eropa, dan José Manuel Barroso selaku Presiden Komisi Uni Eropa.[9]
Dewan Ekonomi Transatlantik (TEC) menunjuk seorang pejabat setingkat kabinet di Gedung Putih (saat itu Kepala Dewan Ekonomi Nasional, Allan Hubbard) dan seorang Komisioner Uni Eropa (saat itu Wakil Presiden Jerman, Günther Verheugen) sebagai ketua bersama, serta memberi mandat kepada para ketua bersama untuk mengawasi berbagai bidang kerja sama yang dijabarkan dalam enam lampiran (kerja sama regulasi, kekayaan intelektual, investasi, perdagangan yang aman, regulasi pasar keuangan, serta inovasi dan teknologi).[9]
Pertemuan pertama TEC, pada November 2007 dihadiri oleh pejabat setingkat kabinet AS dan Komisioner Uni Eropa yang mencakup berbagai bidang kebijakan ekonomi dan keuangan, perdagangan dan komersial, tenaga kerja, dan pertanian.[9] Diskusi TEC ini membahas di antaranya praktik perdagangan tidak adil Tiongkok dalam industri suku cadang otomotif, impor daging ayam AS, dan izin impor AS pada peralatan listrik bertegangan rendah.[9]
Misi & tugas
Misi dewan
Dewan Ekonomi Transatlantik bermisikan: "Berupaya Memperkuat Integrasi Ekonomi Transatlantik, dengan Tujuan Meningkatkan Daya Saing dan Taraf Hidup Masyarakat Kami."[1]
Tugas dewan
Berdasarkan Kerangka untuk Peningkatan Pengintegrasian Ekonomi Transatlantik antara Amerika Serikat dan Uni Eropa yang ditandatangai oleh George W. Bush selaku Presiden Amerika Serikat, Angela Merkel selaku Presiden Dewan Uni Eropa, dan José Manuel Barroso selaku Presiden Komisi Uni Eropa pada 30 April 2007 menerangkan bahwa tugas Dewan Ekonomi Transatlantik sebagai berikut:[6]
Mengawasi upaya-upaya yang digariskan dalam Kerangka Kerja ini, dengan tujuan mempercepat kemajuan.
Memandu pekerjaan di antara KTT AS-UE dengan fokus pada pencapaian hasil, termasuk menetapkan tujuan untuk mencapai maksud dari Kerangka Kerja ini, mengembangkan metrik, menetapkan tenggat waktu dan target, serta memantau kemajuan.
Mengadopsi program kerja, yang awalnya diambil dari program kerja yang sudah ada di bawah Inisiatif Ekonomi AS-EC 2005, dengan tujuan mencapai sasaran Kerangka Kerja ini, dan akan menyesuaikan program kerja ini serta mengatur kegiatannya dengan cara yang paling sesuai untuk mencapai sasaran tersebut.
Meninjau kemajuan setidaknya setiap enam bulan dalam mencapai sasaran Kerangka Kerja ini.
Memfasilitasi tindakan bersama di bawah Kerangka Kerja ini untuk memajukan tujuannya.
Meninjau keterlibatan ekonomi AS-UE yang sedang berlangsung untuk memaksimalkan kemajuan dalam dialog transatlantik yang sudah ada dengan tujuan mempertimbangkan penghentian dialog teknis yang telah menyelesaikan pekerjaannya atau tidak lagi diperlukan.
Bertemu setidaknya sekali setahun pada waktu yang ditentukan oleh para ketua bersama.
Mengawasi persiapan laporan tahunan kepada para pemimpin KTT AS-UE mengenai tujuan, metrik untuk memenuhi tujuan tersebut, tenggat waktu, pencapaian, dan area di mana lebih banyak kemajuan diperlukan;
Memfasilitasi kerja sama yang lebih erat antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, serta legislator dan pemangku kepentingan kita.
Mengadakan pertemuan yang terdiri dari individu-individu yang berpengalaman dalam isu-isu transatlantik, terutama dari para kepala dialog transatlantik yang sudah ada, untuk memberikan masukan dan panduan kepada KTT AS-UE mengenai prioritas untuk mengejar integrasi ekonomi transatlantik.
Menyertakan perwakilan dari entitas pemerintah lain yang dianggap sesuai oleh Dewan.
Capaian sejak 2007
Capaian Dewan Ekonomi Transatlantik diungkap pada pertemuan AS-UE pada 13 Mei 2008 dengan capaian utama sebagai berikut:[10]
Mengadopsi pengaturan kerja terkait komposisi, metode kerja, dan hubungannya dengan para pemangku kepentingan, legislator, dan regulator.[11]
Membentuk Kelompok Penasihat yang terdiri dari para kepala dialog transatlantik yang sudah ada untuk memberikan masukan dan panduan kepada TEC mengenai prioritas integrasi ekonomi transatlantik; Ketua TEC berkonsultasi dengan Kelompok Penasihat sebelum setiap pertemuan dan memberi tahu mereka tentang pencapaian TEC setelahnya.[11]
Menunjuk pejabat senior dan kepala lembaga regulasi sebagai anggota Forum Kerja Sama Regulasi Tingkat Tinggi untuk bertukar praktik regulasi terbaik, konsultasi dini di hulu, dan pendekatan regulasi yang lebih kompatibel terhadap masalah dan keputusan regulasi yang akan datang.[11]
Bertemu di Washington pada 9 November 2007 dan Brussels pada 13 Mei 2008 untuk menunjukkan komitmen politik tingkat tinggi terhadap kerja sama ekonomi transatlantik di kedua sisi Atlantik sekaligus komitmen Komisi Eropa dan pemerintah AS untuk bergerak cepat menuju pencapaian tujuan bersama di bidang-bidang yang telah disepakati yakni: mendorong kerja sama dan mengurangi beban regulasi serta menjalankan Proyek Prioritas Mercusuar di bidang Hak Kekayaan Intelektual/HAKI, perdagangan aman, pasar finansial, inovasi dan teknologi, serta investasi.[11]
Pernyataan bersama
Pernyataan bersama tahun 2010
Kesepakatan Bersama Dewan Ekonomi Transatlantik Tahun 2010 disahkan pada 17 Desember dalam sebuah pertemuan rutin TEC. Pertemuan ini dihadiri oleh Michael Froman selaku Wakil Penasihat Keamanan Nasional, Karel De Gucht selaku Komisi Perdagangan Uni Eropa, pembuat kebijakan, regulator senior setingkat kabinet, dan Komisi Hubungan Transatlantik[12] yang menghasilkan sebuah Pernyataan Bersama yang menekankan pada:[12]
Kontribusi pada pertumbuhan ekonomi global dan penciptaan lapangan kerja.
Lingkungan bisnis yang konsisten, jelas, dan dapat diprediksi, untuk mendorong pengembangan teknologi baru.
Standar kesehatan, keselamatan, dan perlindungan lingkungan yang tinggi.
Hambatan perdagangan terutama di sektor-sektor baru untuk mengurangi biaya dan menciptakan peluang baru bagi bisnis dan konsumen.
Pengembangan teknologi baru yang menciptakan lapangan kerja bagi tenaga kerja, pertumbuhanekonomi, dan standar hidup yang lebih baik bagi semua warga negara.
Pernyataan bersama tahun 2011
Pernyataan Bersama Dewan Ekonomi Transatlantik ditandatangani pada 23 Juni 2011. Pernyataan Bersama ini ditandatangai oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, yakni Janet Napolitano, Wakil Presiden Komisi Eropa, yakni Siim Kallas, Komisaris Algirdas Šemeta, serta Komisaris Cecilia Malmström mengenai perdagangan aman dan keamanan rantai pasokan.[13] Fokus TEC adalah:[13]
Pengakuan timbal balik program kemitraan perdagangan, yaitu program Kemitraan Bea Cukai-Perdagangan Melawan Terorisme AS dan program Operator Ekonomi Bersertifikat UE.
Penyediaan informasi pra-muat untuk kargo udara dan menjadikan prinsip ini sebagai standar internasional melalui Organisasi Bea Cukai Dunia dan merevisi Kerangka Standar SAFE WCO.
Pemberlakuan Program Perisai Global Organisasi Bea Cukai Dunia.
Pembelakuan Program Penilaian Radiasi Perdagangan Ilegal untuk mengidentifikasi teknologi yang memenuhi standar yang diakui secara internasional yang diumumkan oleh Institut Standar Nasional Amerika (ANSI) dan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC).
Bidang prioritas
e-Kendaraan
Amerika Serikat dan Uni Eropa sepakat untuk memprioritaskan pengembangan mobilitas elektronik dengan fokus pada penerapan elektrifikasi transportasi dan integrasi sumber energi terbarukan sebagai inisiatif untuk menghentikan penggunaan mobil berbahan bakar fosil pada tahun 2030.[14] Penggunaan kendaraan elektronik merupakan salah satu cara mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak.[8]
e-Kesehatan
Amerika Serikat dan Uni Eropa sepakat untuk menyatukan standar dan memastikan data rekam medis elektronik bisa saling digunakan (interoperabel).[8] Dewan ini juga menyepakait pengembangan kemitraan regional untuk mengatasi tantangan dalam sektor kesehatan terutama pada penggunaan teknologi informasi untuk melayani kepentingan kesehatan masyarakat sekaligus tetap menghormati prinsip-prinsip keamanan data.[14] TEC berkomitmen memperkuat sistem e-Kesehatan dalam pencatatan rekam medis, layanan perawatan virtual oleh spesialis, akses data bagi pasien, serta integrasi sistem informasi rumah sakit.[15]
UKM, hak kekayaan intelektual, dan paten
Amerika Serikat dan Uni Eropa mendorong pertumbuhan UKM yang berfokus pada pembiayaan, hak kekayaan intelektual (HKI), kewirausahaan, aksesi standardisasi, dukungan kebijakan, penyediaan informasi, dan internasionalisasi UKM.[14] Dewan ini juga menyepakati perlindungan hak kekayaan intelektual di sektor baru dengan memadukan kebijakan AS dan UE dalam memerangi barang palsu dan melindungi HKI di negara ketiga, serta reformasi paten melalui kerja sama antar pembuat regulasi.[8] Tantangan serta strategi yang dihadapi UKM di Uni Eropa maupun Amerika Serikat mencakup dukungan bagi UKM dan perusahaan rintisan, akses ke sumber pembiayaan alternatif, dan pengembangan klaster bisnis.[16]
Kerja sama kelautan
Amerika Serikat dan Uni Eropa sepakat terkait pemanfaatan berkelanjutan Samudra Atlantik yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan efisien untuk mendukung ekonomi biru dan penciptaan lapangan kerja.[14]
Ekonomi berbasis hayati
Amerika Serikat dan Uni Eropa berkomitmen dalam pengembangan produk-produk berbasis hayati, serta pengumpulan data & informasi dan penyelarasan standar ukur untuk menumbuhkan pasar transatlantik dan global untuk produk-produk ini.[14]
Nanoteknologi
Amerika Serikat dan Uni Eropa sepakat dalam pertukaran informasi mengenai perkembangan regulasi dan kerja sama penelitian di bidang nanoteknologi, serta saling membantu memberikan masukan bagi regulasi kedua belah pihak.[14] Kedua belah pihak juga menyepakati perlindungan terhadap sektor-sektor yang sedang berkembang termasuk nanoteknologi.[8]
Bahan baku
Amerika Serikat dan Un Eropa berkomitmen untuk menyelaraskan untuk menghindari gangguan di masa yang akan datang terhadap perdagangan dan manufaktur produk yang menggunakan bahan-bahan tertentu seperti mineral kritis, dsb.[14]
Energi dan sektor hijau
Amerika serikat dan Uni Eropa berkomitmen untuk mengurangi ketergantungan pada minyak untuk mendukung transisi ke ekonomi rendah karbon dan memperkuat riset dan pengembangan bersama.[8] Energi dan sektor hijau termasuk set agenda Dewan yang dicanangkan dalam cetak biru upaya bersama antara Bertelsmann Foundation dan Atlantic Council.[8]
Layanan keuangan dan investasi
Amerika Serikat dan Uni Eropa berkomitmen membentuk koalisi lintas sektor dan menetapkan pedoman bersama untuk mengatasi hambatan investasi asing langsung serta menghapus hambatan yang mengganggu arus investasi bilateral.[8]
Keamanan pangan
Amerika Serikat dan Uni Eropa berkomitmen terhadap standar keamanan pangan, terutama untuk produk impor dengan membentuk badan khusus keamanan pangan dan memberikan bantuan teknis kepada negara lain agar bisa memenuhi standar sanitasi dan kesehatan pangan internasional.[8]