Desa Depok berdiri sejak zaman Pemerintah Kolonial Belanda. Pada saat itu masih berupa hutan, konon cerita kedatangan seorang Kiyai dengan nama Epok dengan Panggilan Dhe Ephok dan beliau telah meninggal dan dimakamkan di suatu tempat itu. di namakan Depok / Depok sehingga sampai sekarang dinamakan Desa Depok.
Desa Depok terdiri dari 6 wilayah pedukuhan Yaitu: Dukuh Dampyak, Dukuh Depok Kulon, Depok Wetan, Dukuh Sibango, Dukuh Blater, dan Dukuh Tegalrejo, dan meliputi 26 RT.
Mata pencaharian dari sebagian penduduk Desa Depok merupakan Petani dan Buruh tani mengingat Desa Depok merupakan Desa Agraris
Salah satu penghambat produktivitas pertanian di Desa Depok adalah terbatasnya irigasi teknis. Di sebagian besar wilayah sawah masih bergantung pada pengairan tradisional sehingga sering terjadi penurunan produksi beras.
Batas wilayah
Secara geografis Desa Depok merupakan salah satu dari 13 desa di wilayah Kecamatan Kandeman, yang terletak pada titik koordinat -6°53'42"S, 109°46'18"E. Desa Depok mempunyai luas wilayah seluas 701,060 hektar.