Kehidupan awal dan karier
Kwon Hyuk lahir dan dibesarkan di Hongeun-dong, Seoul.[2][5] Ia mulai menyukai hip hop Amerika dan rap saat sekolah menengah pertama,[6] dan mulai bernyanyi saat sekolah menengah atas.[7] Pada saat itu, ia menganggap musik sebagai "pelarian dari belajar,"[6] bukan sebuah pekerjaan.[8] Ia awalnya menulis lagu di kamarnya, pada awalnya ia merahasiakan hal tersebut dari orang tuanya.[5] Walaupun ia merupakan musisi pertama di keluarganya, orang tuanya menikmati musik dan mendukung keputusannya untuk menjadi artis.[7]
Ia memulai kariernya saat berusia 16 tahun, tampil bersama artis hip-hop Keith Ape.[9] Saat berusia 18 tahun, ia menulis lagu untuk artis K-pop,[9][10] di bawah nama 'Deanfluenza'.[11] Nama tersebut berasal dari aktor James Dean, yang menurutnya memiliki gambaran seorang pemberontak, dan kata 'influenza', menandakan keinginannya untuk membuat "viral" yang berdampak pada industri musik.[11]
Saat berusia 20 tahun, ia berada di bawah pengawasan CEO dan produser dari Joombas Music Group, Hyuk Shin, bekerja dengan tim penulis lagu dari perusahaan yang berbasis di Los Angeles yang hasil karyanya termasuk "Growl" oleh EXO dan "One Less Lonely Girl" oleh Justin Bieber.[2][6][12] Ia dikreditkan dalam lagu termasuk "Black Pearl" oleh EXO dan "Voodoo Doll" oleh VIXX.[2]
2015: Debut Amerika Serikat dan Korea Selatan
Dean debut di Amerika Serikat pada Juli 2015 dengan singel "I'm Not Sorry", menampilkan pemenang Grammy, Eric Bellinger.[3] Hal ini membuat dia berbeda dengan penyanyi Korea lain yang telah berkolaborasi dengan artis Amerika, di mana mayoritas memulai karier di Korea.[8][13] Claire Lobenfeld dari majalah FACT Britania Raya kemudian menyebut karyanya dengan Bellinger, saat memasukannya dalam daftar artis R&B yang harus diperhatikan pada tahun 2016, mencatat artis seperti Justin Bieber dan Chris Brown yang juga bekerja dengan Bellinger.[14] Pada tahun yang sama, ia juga berkolaborasi dengan Mila J dalam "Here & Now" dan Anderson Paak dalam "Put My Hands on You".[2][13][15][16]
Ia debut di Korea Selatan pada Oktober pada tahun yang sama, dan singel keduanya "Pour Up", menampilkan Zico,[12] dinobatkan sebagai Best R&B and Soul Song di Korean Music Awards pada 29 Februari 2016.[17][18][19] Ia juga berkolaborasi dengan artis hip-hop Korea Zion.T, Crush, dan Junggigo dalam singel "247",[12][20][21] Dok2 dalam "I Love It",[12] dan Dynamic Duo dalam "How You Doin'?".[22]
2016–sekarang: 130 Mood : TRBL, kolaborasi dan produksi musik
Pada 8 Januari 2016, Dean merilis singel "What 2 Do", menampilkan Crush dan penyanyi Filipina-Amerika Jeff Bernat,[23] Pada 25 Maret, ia merilis album mini pertamanya 130 mood : TRBL, yang ia tulis dan produksi dengan kolaborator.[24] Album mini tersebut menduduki peringkat ke-10 di Gaon Album Chart,[25] peringkat ke-3 di tangga lagu Billboard World Albums, dan peringkat ke-22 di tangga lagu Billboard Heatseekers Albums, sementara "Bonnie & Clyde" memasuki tangga lagu Billboard World Digital Songs pada peringkat ke-12.[26] Album mini tersebut diterima dengan baik oleh masyarakat, dan dinominasikan sebagai Album of the Year di Korean Hip-Hop Awards dan Best R&B & Soul Album di Korean Music Awards, serta dua lagu lainnya "D (half moon)" dan "21" menerima beberapa nominasi.[27][28][29]
Pada tahun 2016 ia melakukan beberapa kolaborasi, terutama tampil dalam singel "Starlight" oleh Taeyeon,[30] singel Heize "Shut Up & Groove" dan "And July", dan kolaborasi dalam singel dan video musik bersama Zico dan Crush, berjudul "Bermuda Triangle",[31][32] yang debut di tangga lagu Billboard World Digital Songs pada peringkat ke-3, posisi tertinggi yang telah ia terima di tangga lagu tersebut.[33] Ia juga pertama kali masuk dalam dua tangga lagu "popularitas keseluruhan"; ia dan lagunya "D (Half Moon)" menampilkan Gaeko debut pada peringkat ke-2 di tangga lagu Billboard Twitter Emerging Artists[34] dan lagunya pada peringkat ke-33 di tangga lagu Billboard Twitter Top Tracks.[35] Pada 11 Desember, "Bermuda Triangle" memenangkan kompetisi mingguan di acara musik Inkigayo.[36]
Pada tahun 2016, Dean menulis dan memproduksi untuk artis lain dan acara musik, seperti dua lagu untuk album Seoulite oleh Lee Hi; ia juga membuat lagu untuk Block B, Boys Republic dan BASTARZ, sub-unit Block B.[37][38][39][40] Ia juga tampil dalam acara JTBC Two Yoo Project Sugar Man sebagai produser, mengaransemen lagu Mose yang sangat diterima oleh masyarakat, "It's Love," untuk sebuah penampilan oleh iKON, dan "Je T'aime" ditampilkan oleh Winner.[41][42][43][44] Ia menyiapkan dua lagu untuk penampilannya sebagai produser pada 2 September di Unpretty Rapstar 3 di mana para peserta akan menggunakan lagu tersebut.[45]
Pada 17 Februari 2017, Dean merilis karya solonya setelah 11 bulan, album singel Limbo,[46] dengan dua lagu, "Come Over" menampilkan Baek Ye-rin, dan "The Unknown Guest".[47] Singel utama "Come Over" secara cepat menduduki peringkat atas di beberapa tangga lagu Korea Selatan.[48][49] Video musik untuk lagu tersebut dibuat dan disutradarai oleh Seong Lib, yang sebelumnya pernah bekerja dengan SHINee.[48][49] Pada bulan April, ia tampil pertama kali sebagai produser dalam acara audisi hip-hop Show Me the Money 6, bersama dengan Zico, di mana mereka memenangkan acara tersebut sebagai produser.[50] Pada akhir tahun, ia merilis singel "Instagram", lagu tersebut memuncak di seluruh tangga lagu lokal di Korea Selatan.[51]