Aku, Hieronimus, putra Eusebius, dari kota Stridon, yang terletak di perbatasan Dalmatia dan Pannonia dan dihancurkan oleh orang-orang Goth, sampai tahun ini, yaitu, tahun keempat belas Kaisar Theodosius, telah menulis berikut ini: Life of Paul the monk, satu kitab Surat-surat kepada berbagai orang, sebuah Exhortation to Heliodorus, Controversy of Luciferianus and Orthodoxus, Chronicle of universal history, 28 homilies of Origen on Jeremiah and Ezekiel, yang kuterjemahkan dari bahasa Yunani ke dalam bahasa Latin, On the Seraphim, On Osanna, On the Prudent and the Prodigal Sons, On Three Questions of the Ancient Law, Homilies on the Song of Songs two, Against Helvidius, On the perpetual virginity of Mary, To Eustochius, On Maintaining Virginity, satu kitab Epistles to Marcella, suatu surat penghiburan kepada Paula Perihal Kematian Seorang Anak Perempuan, tiga kitab Komentari mengenai Surat Paulus kepada orang Galatia, demikian pula tiga kitab Komentari mengenai Surat kepada orang Efesus, Perihal Surat Titus satu kitab, On the Epistle to Philemon one, Commentaries on Ecclesiastes, one book of Hebrew questions on Genesis, one book On places in Judea, one book of Hebrew names, Didymus on the Holy Spirit, which I translated into Latin one book, 39 homilies on Luke, On Psalms 10 to 16, seven books, On the captive Monk, The Life of the blessed Hilarion. Aku menerjemahkan Perjanjian Baru dari bahasa Yunani, dan Perjanjian Lama dari bahasa Ibrani, dan berapa surat yang telah kutulis kepada Paula dan Eustochium aku tidak tahu, karena aku menulis setiap hari. Lebih lagi aku menulis dua kitab Explanations on Mikha, satu kitab Perihal Nahum, dua kitab Perihal Habakuk, satu Perihal Zefanya, satu Perihal Hagai, dan banyak lainnya perihal nabi-nabi, yang belum selesai, dan yang masih aku kerjakan.[4]