Pada tahun 1950 Desa Dangin Puri Kangin merupakan areal persawahan yang sangat subur. Pemerintah Provinsi Bali menyadari kebutuhan perumahan dinas menjadi suatu hal yang mutlak dan sangat perlu dipercepat pengadaanya. Tanah ini yang sangat subur kemudian dibebaskan dan pembangunan perumahan rupanya ada tenggang waktu kosong dan praktis tanah tersebut tidak berfungsi lagi sebagai tanah sawah, tetapi belum juga dikerjakan untuk perumahan, jadi tanah tersebut adalah Bahasa Bali disebut KARANG ENENG yang kemudian menjadi KERENENG.[1]
Dan tidak berselang rencana pengadaan rumah dinas, perkantoran dan sekolah mulai dikerjakan. Daerah Kereneng juga mendapat sebutan Kota Baru. Dimana Desa Dangin Puri dimekarkan menjadi Kelurahan Dangin Puri yang dipecah menjadi Desa Dangin Puri Kauh, Desa Dangin Puri Kaja, Desa Dangin Puri Kangin, Desa Dangin Puri Kelod, sesuai dengan SK Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali Nomor: 57 Tahun 1982 tertanggal 1 Juni 1982.[1]
Dangin Puri Kangin adalah desa yang berada di Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Indonesia. Desa Dangin Puri Kangin dibagi menjadi 7 banjar yaitu Banjar Kreneng, Banjar Kreneng Kaja, Banjar Merta Nadhi, Banjar Kertha Bhuwana, Banjar Kertha Bhuwana Kaja, Banjar Merta Rauh, dan Banjar Merta Rauh Kaja. Adapun batas wilayah Desa Dangin Puri Kaja adalah sebagai berikut:
Sebelah utara :Keluarahan Tonja
Sebelah selatan :Desa Sumerta Kauh
Sebelah timur :Kelurahan Tonja dan Desa Sumerta Kauh
Sebelah barat :Kelurahan Dangin Puri dan Desa Dangin Puri Kaja
Secara geografis Desa Dangin Puri Kangin merupakan daerah dataran dengan ketinggian 75 meter diatas permukaan laut serta dengan curah hujan yang rendah. Musim kemarau terjadi bulan April sampai dengan September sedangkan musim hujan pada bulan Oktober sampai dengan Maret setiap tahunnya, dan suhu udara rata-rata sekitar 28 derajat celcius. Keadaan tanah di Wilayah Desa Dangin Puri Kangin adalah dataran rendah dan sangat subur. Luas wilayah Desa Dangin Puri Kangin tercatat sebesar 75 Hektar dengan rincian penggunaan lahan di wilayah menurut keguaannyaa sebagai berikut:
a. Pemukiman: 50 ha
b. Sawah Pasang Surut: 1,25 ha
c. Lapangan Olahraga: 7 ha
d. Perkantoran Pemerintah: 5 ha
e. Tempat Pembuangan Sampah: 0,04 ha
f. Bangunan Sekolah/Perguruan Tinggi: 5,605 ha
g. Pertokoan: 1 ha
h. Fasilitas Pasar: 1,37 ha
i. Terminal: 0,1 ha
j. Jalan: 3,535 ha
Iklim Desa Dangin Puri Kangin adalah tropis yaitu dengan 2 (dua) musim, yakni musim hujan dan musim kemarau. Musim kemarau terjadi bulan April sampai dengan September sedangkan musim hujan pada bulan Oktober sampai dengan Maret setiap tahunnya, dan suhu udara rata-rata sekitar 28 derajat celcius. Keadaan tanah di Wilayah Desa Dangin Puri Kangin adalah dataran rendah dan sangat subur.
Pada tahun 2021 dan 2022, terdapat 1.951 keluarga, kemudian meningkat sebesar 3,48 persen pada tahun 2023 menjadi 2.019 keluarga , dan meningkat kembali pada tahun 2024 sejumlah 2190 dan terakhir pada tahun 2025 meningkat sebanyak 2205 KK.
Pada tahun 2025, penduduk di Desa Dangin Puri Kangin sebanyak 8.651 orang, dengan 49,12 persen laki-laki dan 50,88 persen perempuan.
Dusun Kereneng terbanyak dikarenakan gabungan dengan Asrama Polisi Kereneng, karena Asrama Polisi Kereneng merupakan wilayah administratifnya merupakan Dusun/ Banjar Kereneng, sedangkan secara sebaran penduduk berdasarkan KTP , Banjar Kertha Bhuwana adalah Dusun dengan jumlah sebaran penduduk paling terbanyak, sedangkan yang terkecil adalah Kereneng Kaja.