Danau Chūzenji (中禅寺湖code: ja is deprecated , Chūzenji-ko) atau juga disebut Lautan Kebahagiaan,[2] adalah danau berpemandangan indah di Taman Nasional Nikkō di Nikkō, Prefektur Tochigi, Jepang. Danau ini terbentuk 20.000tahun yang lalu ketika Gunung Nantai di dekatnya meletus dan membendung aliran sungai.
Danau ini memiliki luas permukaan 11,62km2 dan keliling 25km. Ketinggian permukaannya adalah 1.269 meter (4.163ft) dengan kedalaman air 163 meter (535ft). Air danau ini mengalir keluar ke Sungai Yukawa melalui air terjun Kegon.
Danau Chuzenji ditemukan pada tahun 782 oleh seorang pendeta bernama Shōdō ketika kelompoknya berhasil mendaki Gunung Nantai. Karena dianggap keramat, gunung ini tertutup bagi wanita, kuda, dan sapi hingga tahun 1872. Pada pertengahan zaman Meiji hingga awal zaman Showa, banyak kedutaan Eropa membangun rumah liburan di sekitar danau. Bekas vila Italia telah direnovasi dan sekarang dibuka untuk pengunjung. Situs lain di sekitar danau termasuk Kuil Futara yang dibangun pada tahun 790, Kuil Chuzenji, dan Air terjun Kegon.
Pada musim semi, bunga sakura bermekaran. Pada musim panas, orang-orang menepi dari cuaca yang panas dengan melihat burung dan mendaki. Pada musim gugur, dedaunan berubah warna menjadi indah, dan pada musim dingin terdapat Festival Salju dan Es, dengan olahraga musim dingin seperti ski dan seluncur es.
Danau ini merupakan tempat liburan musim panas favorit Sir Ernest Satos ketika beliau menjadi utusan Inggris di Jepang dari tahun 1895 hingga 1900, seperti yang dibuktikan oleh buku hariannya pada waktu itu. Ia membangun sebuah rumah di tepi danau yang digunakan sebagai vila oleh Kedutaan Besar Inggris selama lebih dari satu abad.[3]
Lingkungan
Danau Chuzenji diduga memiliki populasi ikan trout cokelat tertua di Jepang.[4] Danau ini juga merupakan sumber air bagi beberapa mata air di sekitarnya,[5] dan setidaknya sekitar tahun 1981 memiliki jumlah Monodiamesa sp. dan Orthocladius chuzesextus yang melimpah di daerah pesisir.[6]
Galeri
Pemandangan dari Hotel Hana-an
Musim gugur
Musim dingin
Referensi
123Tsuboi, Seitarô; Sugi, Ken-ichi (October 1926). Geological Guide To The Nikkō District(PDF) (dalam bahasa Inggris). Japan: Pan-Pacific Science Congress. hlm.25–26.
↑Hirayama, Mitsuei; Murakami, Keigo; Koyama, Jiro (1 April 1988). Water Leakage from Lake Chuzenji, Nikko (dalam bahasa Inggris). Japanese Journal of Limnology (dipublikasikan 29 Juni 1988). hlm.1.